Teknologi Sensor Sidik Jari Terbaru Bisa Deteksi Tekanan dan Suhu

Dini Listiyani ยท Minggu, 08 Juli 2018 - 13:02 WIB
Teknologi Sensor Sidik Jari Terbaru Bisa Deteksi Tekanan dan Suhu

Teknologi Sensor Sidik Jari Terbaru Bisa Deteksi Tekanan dan Suhu (Foto: Reuters)

CALIFORNIA, iNews.id - Pemindai sidik jari merupakan bentuk keamanan yang banyak ditemui di smartphone saat ini. Bahkan, sensor sidik jari baru bisa mengukur tekanan dan suhu.

Peneliti dari Ulsan National Institute of Science and Technology, Korea Selatan mempublikasikan paper di Nature Communications. Paper tersebut menjelaskan secara detail bagaimana susunan sensor sidik jari baru berfungsi.

Para peneliti menggunakan nanofiber dan nanowires untuk membentuk elektroda yang diperlukan mengukur menit arus listrik yang dihasilkan jari pengguna. Jenis kabel ini membuat sensor hampir tidak terlihat oleh mata telanjang.

Array sensor sidik jari termasuk untuk suhu, dikatakan sebagai lapisan keamanan lain. Sensor suhu mampu mendeteksi apakah perangkat disentuh oleh jari sungguhan, bukannya benda mati.

Suhu minimum yang diperlukan ditetapkan pada 30 derajat celsius. Sedangkan, suhu maksimumnya ialah 45 derajak celsius. Untuk referensi, suhu tubuh normal diterima sekitar 32 derajat celsius.

"Sensor ini menunjukkan sifat optoelectronic yang sangat baik dan keadaan luar biasa terhadap pembengkokan mekanis. Array sensor sidik jari ini memiliki resolusi tinggi dengan transparansi yang baik. Selain itu, array sensor sidik jari ini bisa diintegrasikan dengan semua bentuk transparan sensor tactile dan suhu kulit, untuk memungkinkan deteksi jari menekan pada layar," kata para peneliti yang dilaporkan IBTimes, Minggu (8/5/2018).

Karena array sensor transparan, jadi bisa ditempatkan di bawah layar. Teknologi juga berpotensi memungkinkan produsen smartphone memperluas jangkauan sensor sidik jari pada bagian yang lebih besar dari layar smartphone.

Secara teori, pengguna tidak perlu khawatir ihwal di mana mereka harus meletakkan jari mereka saat mencoba membuka kunci ponsel.

Saat ini, sudah ada ponsel di pasaran yang memiliki pemindai sidik jari dalam layar seperti Vivo Nex dan X21 Plus UD. Namun, perangkat tersebut menggunakan sensor sidik jari optik yang hanya bisa mengenalinya saat jari pengguna diterangi melalui layar.

Para peneliti percaya, sensor sidik jari mereka lebih aman dan bahkan memenuhi standar FBI. Peneliti juga mengklaim, teknologi baru meningkatkan metode pemindaian saat ini hingga 17 persen.

Sayangnya, teknologi tidak akan segera tiba. Diperlukan waktu bertahun-tahun sebelum pemindaian sidik jari jenis ini masuk dalam smartphone untuk konsumen.


Editor : Dini Listiyani