Usaha Gadis AS untuk Wujudkan Mimpi Jadi Astronot

Dini Listiyani ยท Sabtu, 07 Juli 2018 - 14:40 WIB
Usaha Gadis AS untuk Wujudkan Mimpi Jadi Astronot

Usaha Gadis AS untuk Wujudkan Mimpi Jadi Astronot (Foto: Twitter)

NEW YORK, iNews.id - Guna mewujudkan impian di masa kecil, tentu diperlukan tekad dan usaha yang kuat. Sama seperti yang dilakukan remaja bernama Alyssa Carson untuk mewujudkan mimpinya menjadi astronot.

Seorang remaja Amerika Serikat (AS) bernama Alyssa Carson pernah mengutarakan cita-citanya menjadi astronot NASA dan pergi ke Mars kepada ayahnya saat berusia tiga tahun. Sejak itu, dia berusaha membuat impian masa kecilnya menjadi nyata.

Pada 2033, saat usia Carson menginjak 32 tahun, dia berencana untuk terbang ke Mars, di mana dia akan membantu koloni Mars berkembang.

Gadis berusia 17 tahun ini terobsesi dengan luar angkasa akibat menonton kartun The Backyardigans, film yang mengisahkan lima hewan melakukan petualangan khayalan di halaman belakang mereka, termasuk misi ke Mars.

Plotline ini membuatnya berusaha keras untuk mewujudkan impiannya. Carson menyebarkan pesannya ke ratusan ribu followernya di berbagai akun media sosial (medsos) dan blog-nya.

Gadis asal Hammond juga menghadiri seminar dan acara public speaking lainnya untuk menyapa teman-teman dan mendorong anak muda lainnya terlibat dalam sains, teknologi, teknik, dan matematika.

"Saya melakukan hal yang sama seperti anak lain, seperti mengubah pikiran saya tentang karier, ingin menjadi guru atau presiden suatu hari nanti. Tapi, jalan yang selalu saya pikirkan ialah menjadi astronot, pergi ke Mars, kembali, dan menjadi guru atau presiden," katanya seperti dilaporkan iNews.id dari Daily Mail, Sabtu (7/7/2018).

Meski NASA tidak secara resmi menerima pengajuan menjadi astronot hingga berusia 18 tahun. Tapi, badan antariksa itu konon membantu Carson untuk mewujudkan ambisinya.

Sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk Mars, NASA telah berbicara tentang pengiriman astronot AS ke orbit pad 2033 dan ke permukaan planet pada 2039. Misi ini mencakup menumbuhkan makanan, melakukan eksperimen sains, dan mencari tanda kehidupan asing.

Selama bertahun-tahun, Carson telah melakukan pelatihan sebanyak mungkin guna mempersiapkannya untuk perjalanan akhir. Ayahnya mendaftarkannya di United States Space Camp pada 2008, yang telah ia ikuti beberapa kali sejak itu.

Dia juga berkelana bersama yang lain di Laval, Quebec, dan Izmir, Turki, menjadi orang pertama yang mengunjungi ketiga Nasa Space Camps pada usia 12 tahun.

Selama pelatihan, Carson belajar tentang microgravity dan efek pada tubuh saat kehilangan oksigen. Dia telah mengambil bagian dalam simulasi misi, membangun roket dan robotikanya sendiri.

Carson bahkan mengarahkan kadet luar angkasanya di bawah nama Blueberry, yang dia gunakan sebagai pegangan untuk berbagai akun daringnya.

Pada April, Carson juga mengikuti kursus di bawah air untuk mempersiapkannya untuk efek disorientasi luar angkasa. Sebagian besar pelatihannya baru-baru ini dilakukan secara pribadi melalui Project Possum's Space Academy.

Project Possum's Space Academy merupajan cabang dari Embry–Riddle Aeronautical University, sebuah universitas swasta yang mengkhususkan diri dalam penerbangan dan kedirgantaraan.


Editor : Dini Listiyani