Virgin Galactic Ingin Luncurkan Manusia ke Luar Angkasa dari Italia

Dini Listiyani ยท Senin, 09 Juli 2018 - 11:20 WIB
Virgin Galactic Ingin Luncurkan Manusia ke Luar Angkasa dari Italia

Virgin Galactic Ingin Luncurkan Manusia ke Luar Angkasa dari Italia (Foto: Virgin Galactic)

CALIFORNIA, iNews.id - Perjalanan ke luar angkasa di masa depan tidak hanya bisa dinikmati astronot, tapi juga para turis. Karena itu, banyak perusahaan aerospace saat ini sedang melakukan beberapa persiapan.

Virgin Galactic mengumumkan kemitraan dengan dua perusahaan kedirgantaraan terbesar di Italia untuk meluncurkan manusia ke luar angkasa dari negara Eropa. Jika rencana tersebut berhasil, Virgin Galactic bisa menjadi grup pertama yang meluncurkan seseorang ke luar angkasa dari Italia atau wilayah Eropa lainnya.

Adapun mitra baru Virgin Galactic ialah Altec, perusahaan yang dimiliki Badan Antariksa Italia dan Sitael. Kedua mitra bekerja sama dengan perusahaan pariwisata luar angkasa untuk membuat kerangka kerja bagaimana spaceflight dilakukan dari Spaceport Grottaglie, seperti dilaporkan The Verge, Senin (9/7/2018).

Sayangnya, ketiga perusahaan itu tidak memberikan jadwal kapan waktu penerbangan akan dilakukan. Virgin Galactic mengatakan, tujuannya untuk membangun pesawat luar angkasa baru akan tetap berada di Spaceport Grottaglie tanpa batas.

Sitael dan lainnya di industri kedirgantaraan Italia akan menyumbang teknologi mereka sendiri ke pesawat. Dan, pesawat akan tersedia untuk pelanggan wilayah tersebut yang ingin membayar untuk pergi ke luar angkasa.

Pesawat luar angkasa juga bisa digunakan sebagai platform untuk melakukan percobaan sains di lingkungan tanpa gravitasi high-altitude. Hingga saat ini, Virgin Galactic hanya memiliki satu pesawat luar angkasa aktif yang dijuluki VSS Unity.

Pesawat VSS Unity dirancang untuk membawa penumpang ke ruang suborbital, di mana mereka akan mengalami beberapa menit tanpa bobot sebelum kembali ke bumi.

Untuk mencapai luar angkasa, kendaraan luar angkasa itu dibawa ke ketinggian oleh pesawat angkut besar yang disebut WhiteKnightTwo. Pesawat luar angkasa itu kemudian jatuh dari kapal induk dan menyalakan mesinnya, terbang tinggi di atas bumi.

Setelah beberapa menit dalam lingkungan microgravity, pesawat menggeser sayapnya untuk masuk kembali ke atmosfer bumi dan mendarat di landasan horizontal.

Sejauh ini, Virgin Galactic telah melakukan dua penerbangan dari VSS Unity untuk memastikan kendaraan siap membawa orang. Namun, pesawat belum pergi ke luar angkasa.

Meski begitu, perusahaan memiliki daftar panjang orang yang menunggu untuk naik di VSS Unity. Virgin Galactic belum menetapkan tanggal untuk penerbangan penumpang pertama, tapi CEO Richard Branson mengatakan penumpang pertama kemungkinan terbang pada awal tahun ini.


Editor : Dini Listiyani