Kominfo Buka Blokir Tik Tok, Malam Ini Sudah Bisa Diakses

Dini Listiyani ยท Selasa, 10 Juli 2018 - 19:01 WIB
Kominfo Buka Blokir Tik Tok, Malam Ini Sudah Bisa Diakses

Kominfo buka blokir Tik Tok. (Foto: Facebook)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya melakukan normalisasi terhadap aplikasi Tik Tok. Sebelumnya, aplikasi video pendek ini telah diblokir Kominfo karena mengandung konten negatif.

"Per tadi siang ajukan suratnya, kita sudah melakukan normalisasi. Nanti malam pasti bisa (akses)," kata Dirjen Aplikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pengerapan di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Tik Tok tampaknya memandang Indonesia sebagai pasar yang potensial. Hal itu ditunjukkan dari respons cepat yang dilakukan pihak Tik Tok terhadap permintaan Kominfo.

"Mereka datang dari headquarter-nya, ada dari China dari Amerika terbang ke Indonesia dan masih di sini mereka beresin benar-benar. Artinya, mereka merespons. Mereka melihat Indonesia sebagai market potensial," katanya.

Saat ini Tik Tok telah membereskan konten negatif, mengembangkan sistem keamanan, dan AI untuk membantu memfilter.

Selain itu, Tik Tok juga sudah membuat channel khusus untuk pemerintah, sehingga tidak masuk ke customer care dan bisa ditindak dengan cepat.

"Sudah membuat jalur khusus, sudah ada koneksi channel pemerintah kalau kita ada complain langsung seperti lainnya. E-mail langsung tidak lagi masuk ke customer care-nya mereka langsung diterima sebagai goverment channel. Itu yang dilakukan Facebook, YouTube, Twitter, dan lainnya juga begitu. Tidak menunggu, tidak kemana-mana," ujarnya.

Tik Tok juga telah membuat satu standar community baru Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia. Batas umurnya lebih jelas, 13 tahun.

Awalnya, Tik Tok mengajukan batas umur penggunanya menjadi 16 tahun. Namun, tampaknya Tik Tok menyesuaikan batasan umur dengan aplikasi lainnya.

"Tadinya. Menyesuaikan dengan yang lainnya. Yang lainnya Facebook 13 tahun, Twitter 13 tahun, memang rata-rata aplikasi itu batasan umurnya segitu," katanya.


Editor : Tuty Ocktaviany