Dekatkan Layanan, DataPrint Manfaatkan Medsos dan Sharing Video

Dani M Dahwilani ยท Rabu, 08 Agustus 2018 - 18:03 WIB
Dekatkan Layanan, DataPrint Manfaatkan Medsos dan Sharing Video

Produk refill tinta printer DataPrint. (Foto: DataPrint)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Faktor kedekatan bisa memperkuat jalinan suatu hubungan. Ungkapan tersebut tidak hanya berlaku bagi hubungan antarmanusia, tapi bagi suatu merek.

Salah satunya dilakukan DataPrint Indonesia, yang dikenal dengan produk refill tinta printer. Di era milenial, perusahaan ini bergerak memanfaatkan layanan digital untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen.

Head of Marketing and Promotion DataPrint Siti Rahmayanti mengungkapkan, kunci dari keberhasilan adalah memangkas jarak antara produk dengan konsumen, sehingga konsumen aware, lalu kemudian mengenal dan akhirnya menggunakan produk.

Untuk dekat dengan konsumen, DataPrint menggunakan strategi pemasaran dengan memaksimalkan peran distributor di seluruh wilayah. "Konsumen tidak perlu khawatir mencari produk kami karena gampang dicari dan ditemui di mana saja," ujarnya, dalam keterangan pers kepada iNews.id, Rabu (8/8/2018).

Keunggulan dalam jangkauan pasar tersebut diikuti dengan kedalaman, melalui penetrasi pasar yang dilakukan DataPrint. Terlihat agresivitas Dataprint dalam penetrasi pasar karena sudah menggarap pasar modern dan tradisional secara maksimal.

Siti memahami kedekatan ini harus terus di-maintence dan dijaga dengan baik. Untuk itu, dia juga mulai memaksimalkan pemasaran melalui kanal digital. Perkembangan digital yang siginifikan di Indonesia telah 'memaksa' merek-merek melakukan peralihan menggunakan kanal ini termasuk DataPrint.

Kanal digital, terutama media sosial dan situs sharing video, seperti Twitter, Instagram, Facebook, dan YouTube menjadi arena bermain baru bagi DataPrint untuk pemasaran. Kanal digital diakui Siti memberikan kemudahan bagi merek karena tidak hanya untuk pemasaran.

"Selain untuk pemasaran dengan fungsi awareness, juga bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi dan edukasi kepada konsumen. Di Media sosial, konsumen bisa memberikan kritik dan saran kepada kami secara langsung," katanya.

"Kami juga sering mengadakan promo dan kuis-kuis kepada konsumen. Sedangkan di YouTube menjadi saran edukasi kepada konsumen terhadap produk kami," ujar Siti.


Editor : Tuty Ocktaviany