NASA Berencana Bikin Robot Baru untuk Cari Kehidupan di Luar Angkasa

Dini Listiyani ยท Senin, 13 Agustus 2018 - 06:15 WIB
NASA Berencana Bikin Robot Baru untuk Cari Kehidupan di Luar Angkasa

NASA Berencana Bikin Robot Baru untuk Cari Kehidupan di Luar Angkasa (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) NASA melakukan berbagai upaya untuk bisa menemukan kehidupan asing di luar Bumi. Terbaru, ilmuwan NASA berniat untuk membuat perangkat khusus.

Ilmuwan di NASA Goddard Space Flight Center Melissa Floyd sedang menggarap perangkat yang bisa mencari kehidupan di luar Bumi. Dia membangun instrumen yang bisa melihat melalui sampel tanah dan batuan untuk mencari mikroorganisme bersel tunggal jenis lain yang disebut archaea.

Organisme tersebut dianggap sebagai makhluk pertama muncul di Bumi. Berangkat dari situ, Floyd mulai berpikir, kehidupan planet lain mungkin seperti di Bumi.

"Saya memiliki ide ini, sebenarnya asumsi utama di benak saya, 'Bagaimana jika kehidupan berevolusi di Mars dengan cara yang sama seperti di Bumi? Tentu saja, Mars dibombardir dengan zat kimia yang sama seperti Bumi," katanya seperti dilaporkan Engadget, Senin (13/8/2018).

Tapi, mencari kehidupan di planet lain tidak mudah. Tantangan utama di sini ialah mengembangkan mesin dan protokol yang bisa mereplikasi apa yang dilakukan para ilmuwan di Bumi.

Floyd percaya, teknik yang disebut fluorescent in situ hybridization merupakan pilihan terbaik untuk proyek ini. Dan, ilmuwan NASA ini bekerja untuk mengotomatisasi proses itu.

Ketika seorang ilmuwan menggunakan teknik khusus ini, mereka harus meletakkan sampel pada slide, merawat sel-sel sampel itu untuk permeable, menambahkan probe molekuler yang akan menempel pada urutan DNA atau RNA tertentu dalam sel.

"Aku mencoba menentukan apakah aku bisa melakukan hal yang sama dengan robot," ujarnya.

Jika robot semacam itu bisa direkayasa, NASA kemungkinan bisa mengirimkannya sendiri atau sebagai bagain dari rover ke planet atau bulan lain di tata surya.

Robot tersebut bisa memberi para ilmuwan alat yang kuat untuk mencari kehidupan di luar Bumi. Floyd mencatat, anggapannya tentang kehidupan terbentuk di tempat lain di tata surya bisa saja salah.

"Tapi bagaimana kita tahu. Kami belum pernah melihatnya," katanya


Editor : Dini Listiyani