Indonesia Jadi Basis Smartphone Vivo Pertama di Asia Tenggara

Dani M Dahwilani · Minggu, 12 Agustus 2018 - 23:15 WIB
Indonesia Jadi Basis Smartphone Vivo Pertama di Asia Tenggara

Merek smartphone Vivo terus tumbuh di Indonesia. (Foto: Vivo)

JAKARTA, iNews.id - Selama empat tahun, merek smartphone Vivo terus tumbuh di Tanah Air. Mereka menjadikan Indonesia sebagai negara dengan basis produksi Vivo pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara dengan menggandeng 16.000 dealer lokal dan 14.000 karyawan.

Vivo Indonesia menjadi satu dari 16 merek yang telah tersertifikasi TKDN sepanjang 2017. Kontribusi TKDN tak dilepaskan dari adanya basis produksi Vivo di Cikupa, Tangerang, Banten yang mulai beroperasi pada 2016. Komitmen Vivo dalam memenuhi permintaan domestik ditunjukkan dengan penambahan belasan line produksi dan rekor produksi jutaan unit per tahun. 

“Dengan memiliki pabrik sendiri di Indonesia menunjukkan keseriusan Vivo menjadi pemain kunci di bisnis smartphone, sekaligus menunjukkan kemampuan Vivo dalam memenuhi persentase TKDN dengan menggunakan kandungan lokal mencapai 32 persen pada 2017. Kontribusi kandungan lokal ini berusaha terus ditingkatkan Vivo setiap tahun, sehingga wacana kenaikan TKDN 35 persen oleh Kementerian Perindustrian dapat terpenuhi,” ujar General Brand Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia Edy Kusuma dalam keterangannya pada iNews.id, Minggu (12/8/2018).

Dia menuturkan, saat ini Vivo telah membuka berbagai gerai offline di hampir seluruh daerah di Indonesia. Termasuk Vivo store di Timika, Papua.

"Ini menjadi salah satu konsistensi Vivo untuk terus memperkuat distribusi unit sekaligus memberikan kenyamanan konsumen mendapatkan smartphone. Selain itu, ini memberikan kontribusi yang baik dalam penyerapan tenaga kerja lokal," kata Edy.


Editor : Tuty Ocktaviany