Nokia Pamer Teknologi 5G Terbaru, Salah Satunya Jaringan Berbasis AI

Dini Listiyani ยท Rabu, 05 September 2018 - 15:01 WIB
Nokia Pamer Teknologi 5G Terbaru, Salah Satunya Jaringan Berbasis AI

Nokia Pamer Teknologi 5G Terbaru, Salah Satunya Jaringan Berbasis AI (Foto: Nokia)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Nokia memiliki serangkaian teknologi 5G mutakhir. Beberapa teknologi itu dipamerkan pada Nokia 5G Innovation Day di Jakarta.

Teknologi 5G saat ini menjadi topik yang hangat diperbincangkan dunia. Nokia, salah satu penyedia teknologi ini antusias untuk menghadirkan ekosistem 5G di Indonesia.

Dalam Nokia 5G Innovation Day, raksasa teknologi asal Finlandia ini memamerkan sejumlah teknologinya. Berikut ini jajaran demo yang ditampilkan tersebut.

1. Jaringan Berbasis Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan
Demo ini menggambarkan kemampuan kognitif yang didistribusikan ke base transceiver stations (BTS). Machine learning akan disematkan ke bagian non-real time (NRT) dalam BTS, lalu mengumpulkan ilmu dari setiap peristiwa di jaringan, memetakan kualitas secara cerdas untuk pengguna, dan merekomendasikan tindakan-tindakan kritis.

Manfaat yang dirasakan konsumen dari teknologi ini terdiri atas mengurangi kerumitan troubleshooting dan optimalisasi. Kedua, mengoptimalkan jaringan dengan lebih cepat dan akurat. Ketiga, memastikan konsistensi pengalaman pelanggan.

2. Sistem Produksi 5G yang Tactile
Demo ini menampilkan peningkatan teleoperation melalui tactile dan force feedback melalui mobile edge computing (MED). Sistem ini menjawab tantangan komputasi sensor dan sinkronasisi antara video, tactile, force feedback, dan prioritas.

Pengguna bisa merasakan pengalaman touch and feel berbagai materi melalui lengan mekanisme yang dikendalikan dari jarak jauh.

3. Silicing Jaringan 5G
Dalam keterangan yang diterima iNews.id, Rabu (5/9/2018), dalam demo ini menunjukkan silicing jaringan 5G Nokia didukung kemampuan jaringan yang bisa diprogram dan kecerdasan buatan untuk digitalisasi otomotif. Selain itu, teknologi ini juga memungkinkan konsumen menerapkan layanan yang dibuat khusus secara cepat.


Editor : Dini Listiyani