Berkat AI, Ilmuwan Temukan Puluhan Sinyal Misterius dari Deep Space

Dini Listiyani · Rabu, 12 September 2018 - 09:20 WIB
Berkat AI, Ilmuwan Temukan Puluhan Sinyal Misterius dari Deep Space

Berkat AI, Ilmuwan Temukan Puluhan Sinyal Misterius dari Deep Space (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - Para ilmuwan berhasil mendeteksi puluhan sinyal misterius dari deep space. Keberhasilan ilmuwan itu tidak lepas dari bantuan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Dengan menggunakan teknik machine learning untuk menganalisa data dari Green Bank Telescope di Virginia Barat, tim Breakthrough Listen menemukan 72 fast radio burst (FRB) yang berasal dari objek yang dikenal sebagai repeater.

Bukti dari sinyal aneh ini telah meningkat selama beberapa tahun terakhir. Tapi, para ilmuwan masih belum yakin apa penyebab sinyal aneh itu.

Kumpulan FRB terbaru ditemukan dalam data Breakthrough Listen’s 2017 setelah menerapkan teknik machine learning. Nah, objek yang dikenal repeater telah membingungkan para peneliti selama bertahun-tahun.

Repeater merupakan satu-satunya sumber yang memancarkan semburan berulang-ulang dan diketahui berada di galaksi berjarak 3 miliar tahun cahaya dari Bumi. Namun, di luar itu semuanya masih menjadi misteri.

Beberapa telah mengusulkan, sumbernya mungkin berasal dari bintang neutron yang sangat magnetis. Sementara pihak lain menyarankan peradaban alien maju ikut andil menyebabkan sinyal aneh.

Para ilmuwa menemukan 72 FRB baru setelah menyisir 400 terabytes data untuk kedua kalinya. Padahal, awalnya para peneliti hanya 21 yang ditemukan.

"Tidak semua penemuan berasal dari pengamatan baru. Dalam hal ini, pemikiran original diterapkan pada dataset yang ada. Itu telah memajukan pengetahuan kita tentang salah satu misteri yang paling menggiurkan dalam astronomi," kata Direktur Eksekutif Breakthrough Initiatives yang dilaporkan Daily Mail, Rabu (12/9/2018).

Untuk menemukan FRB tambahan, pertama-tama para peneliti melatih convolutional neural network untuk mengenali jenis-jenis sinyal ini, kemudian membiarkannya bekerja pada dataset yang sangat besar.

Temuan baru menambahkan wawasan penting untuk perilaku manusia. Dengan memahami pola bisa membantu para ilmuwan melacak sumber yang sulit dipahami memuntahkan sinyal-sinyal ini dari miliaran tahun cahaya.


Editor : Dini Listiyani