Begini Cara Ilmuwan Mendatangkan Hujan di Gurun Sahara

Dini Listiyani · Kamis, 13 September 2018 - 05:30 WIB
Begini Cara Ilmuwan Mendatangkan Hujan di Gurun Sahara

Gurun Sahara. (Foto: Cnet)

CALIFORNIA, iNews.id - Gurun merupakan salah satu tempat paling gersang di bumi. Namun, ilmuwan tampaknya ingin membuat gurun sedikit lebih teduh dengan menghadirkan tanaman hijau.

Para ilmuwan telah menemukan cara untuk membawa hujan dan tanaman hijau kembali ke Gurun Sahara. Sebuah angin besar dan instalasi matahari di padang pasir akan meningkatkan suhu lokal, curah hujan dan vegetasi, serta bisa membawa manfaat ke daerah itu.

Angin dan solar farms disimulasikan dalam studi yang dilakukan di Gurun Sahara karena skala, kurangnya tempat tinggal, dan kepekaan terhadap perubahan lahan akan mencakup lebih dari sembilan juta kilometer. Para peneliti menemukan curah hujan berlipat ganda dengan pemasangan peternakan, tumbuh sebanyak 0.25 milimeter per hari.

"Peningkatan curah hujan adalah konsekuensi dari interaksi tanah-atmosfer yang kompleks yang terjadi karena panel surya dan turbin angin menciptakan permukaan tanah yang lebih kasar dan gelap," kata seorang peneliti Eugenia Kalnay yang dilaporkan Cnet, Kamis (13/9/2018).

Peningkatan curah hujan ini, kata dia, pada gilirannya menyebabkan peningkatan penutup vegeasi sehingga menciptakan feed back positif.

Angin dan solar farm juga menciptakan rata-rata tiga hingga 79 terawatts dari energi bersih. "Peningkatan curah hujan dan vegetasi, dikombinasikan dengan listrik bersih sebagai hasil dari energi matahari dan angin, dapat membantu pertanian, pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial di Sahara, Sahel, Timur Tengah, dan daerah-daerah terdekat lainnya," kata rekan peneliti Safa Motesharei.


Editor : Tuty Ocktaviany