Perangi Berita Palsu, Facebook Perluas Fact-Checking ke Foto dan Video

Dini Listiyani ยท Jumat, 14 September 2018 - 20:01 WIB
Perangi Berita Palsu, Facebook Perluas Fact-Checking ke Foto dan Video

Perangi Berita Palsu, Facebook Perluas Fact-Checking ke Foto dan Video (Foto: Pixabay)

MENLO PARK, iNews.id - Facebook mencoba berbagai cara untuk mengatasi berita palsu yang bersebaran di platformnya. Salah satu upaya yang sedang dilakukan raksasa jejaring sosial ini ialah fact-checking.

Facebook baru saja mengumumkan di sebuah unggahan blog perusahaan, pihaknya akan memperluas upaya fact-checking untuk foto dan video. Sebelumnya, fitur itu hanya berlaku untuk teks saja.

Facebook mengatakan akan menggunakan model machine learning untuk mengidentifikasi unggahan yang mungkin salah berdasarkan interaksi pengguna dengan mereka. Pada saat itu, para fact-checker manusia akan masuk dan bekerja untuk menilai foto atau video.

Raksasa jejaring sosial berjanji fact-checking tidak akan menjadi upaya akhir Facebook untuk memerangi berita palsu yang berada di platform-nya, seperti dilaporkan IBTimes, Jumat (14/9/2018).

"Kami tahu memerangi berita palsu merupakan komitmen jangka panjang karena taktik yang digunakan oleh aktor buruk selalu berubah. Saat kami mengambil tindakan dalam jangka pendek, kami juga terus berinvestasi di lebih banyak teknologi dan kemitraan sehingga kami bisa tetap berada di depan jenis informasi baru yang salah di masa mendatang," kata Facebook dalam blog-nya.

Perubahan hanya terjadi dalam waktu dua bulan sebelum November. Facebook telah melakukan beberapa hal untuk mencoba dan menindaklanjuti kekacauan pemilihan seperti menghapus halaman troll dengan ribuan follower dan meningkatkan transparansi iklan.


Editor : Dini Listiyani