Elon Musk Berencana Peruncing 'Hidung' Roket Starship

Dini Listiyani ยท Senin, 14 Januari 2019 - 12:14 WIB
Elon Musk Berencana Peruncing 'Hidung' Roket Starship

Roket uji Starship (Foto: Elon Musk)

CALIFORNIA, iNews.id - Elon Musk berencana membuat perubahan pada roket Starship Hopper SpaceX sebelum diluncurkan ke Mars. Misalnya memperuncing hitung roket tersebut.

CEO Tesla Elon Musk belum lama ini mengunggah foto roket uji Starship Hopper. Banyak yang mengira, roket dalam foto itu hanya sebuah render, tapi Musk mengklarifikasi konstruksi stainless steel tersebut nyata.

Tak berselang lama, Musk mengisyaratkan sejumlah rencana masa depan untuk roket melalui Twitter-nya. Setelah me-retweet artikel soal roket Starship, milliarder itu menulis akan membuatnya lebih nyata dan runcing, sebagaimana dikutip dari IBTimes, Senin (14/1/2019).



Starship Hopper telah dibandingkan dengan roket di Tintin's Destination Moon. Perbandingan tersebut mungkin disengaja. Selama perkenalan desain Big Falcon Rocket (BFR) pada September tahun lalu, Musk mengungkapkan dia penggemar berat Tintin. "Saya suka desain roket Tintin, jadi saya agak ingin bias ke arah tersebut," katanya tentang roket Starship.

Prototype Starship Hopper yang memiliki tinggi 120 kaki merupakan roket runcing berbentuk tabung dengan tiga 'sirip' belakang, di mana berfungsi sebagai bantalan pendaratan. Starship Hopper versi ini belum bisa mengirim orang ke Mars karena Musk mengatakan desain roket terakhir akan sedikit berbeda.

"Ini untuk tes vertical take-off and landing (VTOL). Versi orbital lebih tinggi, memiliki kulit lebih tebal dan bagian hitungnya melengkung dengan mulus," ujarnya.

Uji penerbangan Starship Hopper akan serupa dengan Grasshopper SpaceX. Prototype akan lepas landas dan terlihat melayang 5km di atas tanah sebelum mendarat kembali. Mesin 'Raptor' Starship akan diuji coba bulan depan.

Lalu, Musk berencana untuk memulai penerbangan uji pada Maret atau April. Roket uji terbang Starship Hopper dirakit di sebuah pabrik SpaceX dekat desa Boca Chica di Texas selatan.


Editor : Dini Listiyani