Fakta Konstelasi Aries, Rasi Bintang yang Ada di Belahan Bumi Utara

Dini Listiyani ยท Senin, 11 Maret 2019 - 05:45 WIB
Fakta Konstelasi Aries, Rasi Bintang yang Ada di Belahan Bumi Utara

Fakta konstelasi Aries, rasi bintang yang ada di belahan Bumi utara (Foto: Till Credner/ allthesky.com)

JAKARTA, iNews.id - Aries atau dalam bahasa Latin disebut Ram merupakan rasi bintang zodiacal di langit utara yang terletak di antara Pisces dan Taurus. Aries tidak memiliki bintang yang sangat terang.

Hanya terdapat beberapa bintang yang mudah terlihat dengan mata telanjang. Bintang paling terang, Hamal, hanya memiliki magnitude 2.0, kecerahan di langit seperti Mars saat berada di titik terjauh Bumi.

Selain Hamal atau Alpha Ariestis, konstelasi Aries juga memiliki dua bintang terang lainnya. Dua bintang lainnya yakni Beta dan Gamma Ariestis.

Beta Ariestis atau yang dikenal sebagai Sheratan merupakan bintang biru-putih. Sedangkan, Gamma Ariestis atau Meserthim merupakan biner dengan dua komponen berwarna putih.

Selain itu, konstelasi Aries memiliki beberapa nebula atau galaksi yang signifikan. Galaksi yang paling signifikan kemungkinan adalah NGC 772. Aries juga mengandung sistem planet yang disebut 30 Ari.

Sistem planet 30 Ari terdiri atas raksasa gas dengan empat bintang di langitnya. Sistem planet tersebut jaraknya sekitar 136 tahun cahaya dari Matahari.

Mengutip ensiklopedia Britannica, Senin (11/3/2019), dalam astrologi, Aries merupakan first sign zodiac, yang dianggap mengatur periode dari sekitar 21 Maret hingga 19 April. Representasinya sebagai seekor domba jantan diidentifikasi dengan dewa Amon Mesir.

Meskipun Aries merupakan konstelasi kuno, menurut Space, rasi bintang tidak secara resmi diakui oleh International Astronomical Union hingga 1922. Bahkan, batas-batasannya tidak ditetapkan hingga 1930 oleh astronom Eugène Delporte.


Editor : Dini Listiyani