Ilmuwan Temukan Bukti Terkait Sistem Air Tanah di Mars

Dini Listiyani ยท Senin, 04 Maret 2019 - 05:45 WIB
Ilmuwan Temukan Bukti Terkait Sistem Air Tanah di Mars

Ilmuwan temukan bukti terkait sistem air tanah di Mars (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - Mars merupakan planet kering dan berdebu saat ini. Tapi, model scientific mengindikasikan Planet Merah pernah menjadi 'rumah' bagi air.

Model scientific menduga, di bagian bawah dan permukaan Mars pernah menyimpan air. Para ilmuwan kini memiliki bukti untuk mendukung model tersebut.

"Mars purba merupakan dunia yang berair, tapi saat iklim planet berubah, air mundur di bawah permukaan untuk membentuk genangan dan air tanah. Kami melacak air ini dalam penelitian karena skala dan perannya menjadi perdebatan. Dan, kami menemukan bukti geologis pertama dari sistem air tanah seluas planet di Mars," kata peneliti European Space Agency (ESA) Francesco Salese yang dikutip dari Science Alert, Senin (4/3/2019).

Para peneliti menggunakan data trio instrumen dari High Resolution Stereo Camera (HRSC) di atas pesawat luar angaksa ESA's Mars Express spacecraft, NASA's High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE), dan the Context Camera di NASA's Mars Reconnaissance Orbiter.

Dengan menggunakan data instrumen tersebut, para peneliti ESA mengeksplorasi dua lusin kawah di belahan utara Mars. Di dasar kawah, tim menemukan fitur yang menyarankannya pernah berisi genangan dan aliran air yang berubah dan surut seiring waktu.

Mereka bahkan bisa memperkirakan tingkat air di masa lalu dan menemukan kecocokan dengan garis pantai yang diperkirakan dari lautan. Dan, mungkin telah terhubung ke sistem danau bawah tanah.

Air menjadi kunci indikator kehidupan, jadi bukti air di Mars memberikan kepercayaan Planet Merah mungkin pernah menjadi rumah bagi organisme hidup. Tapi, bukti sistem air tanah bukan satu-satunya penemuan ESA dengan implikasi kehidupan di Mars.

Tim juga menemukan tanda-tanda mineral yang terkait dengan penelitian masa lalu terkait kemunculan kehidupan di Bumi. Seperti yang dicatat ilmuwan proyek Mars Express, Dmitri Titov, penemuan ini bisa membantu para peneliti menentukan titik-titik di Mars yang paling mungkin mengandung bukti kehidupan masa lalu di Mars.

Editor : Dini Listiyani