Lander dan Rover Chang'e-4 Menuju ke Sisi Terjauh Bulan

Dini Listiyani ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 17:01 WIB
Lander dan Rover Chang'e-4 Menuju ke Sisi Terjauh Bulan

Lander dan Rover Chang'e-4 Menuju ke Sisi Terjauh Bulan (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - China baru saja meluncurkan rover dan lander Chang'e-4. Rover China dijadwalkan akan mendarat di sisi terjauh Bulan dalam beberapa minggu mendatang.

Rover Chang'e-4 akan menjadi misi surface pertama yang mendarat di sisi terjauh Bulan yang tidak bisa dilihat dari Bumi. Meksipun China belum berbagi banyak informasi tentang misi, sebuah studi yang diterbitkan awal tahun ini bisa memberikan pandangan.

Jika berhasil, misi akan membantu peneliti memahami sisi Bulan yang sedikit dipelajari ini dan memberikan wawasan tentang beberapa perbedaan yang diketahui ada di antara kedua belah pihak.

Menurut penelitian, lander akan menargetkan kawah Von Karman besar dan rover di atasnya akan menganalisa tanah Bulan, mempelajari struktur bawahnya, dan menyelidiki angin Matahari.

Kantor berita pemerintah China Xinhua News juga melaporkan pada April lalu, Chang'e-4 akan membawa benih dan mungkin telur ulat sutera untuk melihat bagaimana mereka di Bulan.

"Ini akan menuju tempat yang benar-benar istimewa bagi ilmuwan Bulan. Dampak tabrakan kawah mengukir lubang besar di kerak Bulan dan kemungkinan masuk ke mantelnya. Ini berpotensi membuka bebatuan yang biasanya tidak kita temukan di permukaan Bulan," kata peneliti Universitas Manchester Katherine Joy kepada The Guardian.

Peneliti juga berencana untuk melakukan penelitian radio-astronomical. Karena sisi jauh bulan diblokir dari Bumi, suara radio yang datang dari tempat yang didiami manusia ini juga diblokir. Artinya, teleskop yang ditempatkan di sisi jauh Bulan siap untuk menangkap sinyal yang sulit dideteksi di Bumi.

"Para astronom telah lama memimpikan array teleskop radio yang dibangun di sisi jauh Bulan," kata Manager Komunikasi di UK's National Space Centre Tamela Maciel yang dikutip dari Engadget, Sabtu (8/12/2018).

Dia mengatakan, menempatkan teleskop di sana seperti melarikan diri dari polusi cahaya kota dan melihat langit malam dari puncak gunung. Dengan teleskop radio di sisi Bulan, peneliti bisa menjelajahi benda-benda terjauh dan tertua di alam semesta tidak seperti sebelumnya.

Chang'e-4 diluncurkan di roket Long March 3B sekitar pukul 1:22 PM Eastern dari Xichang Satellite Launch Center. Meskipun feed resmi tidak diberikan, unofficial channels menawarkan streaming yang menunjukkan peluncuran sukses.


Editor : Dini Listiyani