Peneliti Deteksi Black Hole Menelan Bintang dan Memuntahkan X-Ray

Dini Listiyani ยท Sabtu, 12 Januari 2019 - 06:01 WIB
Peneliti Deteksi Black Hole Menelan Bintang dan Memuntahkan X-Ray

Black hole (Foto: NASA)

CALIFORNIA, iNews.id - Para astronom mendapat kesempatan untuk mempelajari evolusi black hole atau lubang hitam. Kesempatan itu didapat setelah pesawat luar angkasa mendeteksi ledakan energi X-ray dari black hole yang menelan material bintang.

Pada 11 Maret, ledakan x-ray besar terdeteksi oleh instrumen di International Space Station (ISS). Para ilmuwan menemukan ledakan emisi x-ray yang tumbuh menjadi enam kali lebih terang dari Crab Nebula dan berjarak sekitar 10.000 tahun cahaya dari Bumi.

Baca Juga:  Astronom Amati Black Hole Makan Menggunakan Medan Magnet


Ledakan terjadi saat black hole melahap sejumlah besar gas dan debu dari bintang terdekat, sehingga menyebabkannya melepaskan semburan energi x-ray. Black hole diberi sebutan MAXI J1820+070, dinamai sesuai instrumen yang pertama kali mendeteksinya.

Instrumen pertama yang mendeteksinya ialah misi Monitor of All-sky X-ray (MAXI). MAXI terdiri atas satu set detektor x-ray yang dipasang di Japanese Experiment Module of ISS, sebagaimana IBTimes, Sabtu (12/1/2019).

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature, para astronom MIT mengungkapkan pengamatan dan temuan mereka dari peristiwa kosmik ini. Mereka tampaknya mendeteksi gema dalam ledakan x-ray yang membantu mereka menemukan apa yang terjadi selama ledakan.

Baca Juga:  Astronom Temukan Black Hole Berputar dengan Cepat


Seorang ilmuwan peneliti di MIT Kavli Institute for Astrophysics and Space Research dan timnya menemukan korona black hole, lingkaran cahaya dari elektron berenergi tinggi yang mengelilingi lubang hitam, menjadi lebih kecil karena menelan sejumlah material dari suatu bintang.

Mereka mengamati, hanya dalam satu bulan, korona lubang hitam menyusut dari ukuran awal 100km menjadi 10km. Pengamatan mereka ialah bukti pertama ukuran korona menjadi kecil saat black hole mengonsumsi material. Mereka sekarang percaya itulah yang mendorong evolusi black hole.


Editor : Dini Listiyani