Kominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Video Penembakan di Selandia Baru

Dini Listiyani ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 17:43 WIB
Kominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Video Penembakan di Selandia Baru

Kominfo mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten penembakan di Selandia Baru, baik dalam bentuk foto, gambar ataupun video. (Foto: Video Block)

JAKARTA, iNews.id - Aksi penembakan di Masjid Christchurch, Selandia Baru disiarkan pelaku melalui live streaming di Facebook. Sontak, video tersebut menyebar luas di dunia maya.

Menanggapi hal itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam keterangan resminya mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten, baik dalam bentuk foto, gambar ataupun video.

“Kementerian Kominfo mendorong agar masyarakat memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi kekerasan, yaitu membuat ketakutan di masyarakat,” kata Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu.

Video yang mengandung aksi kekerasan merupakan konten yang melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kominfo terus terus melakukan pemantauan dan pencarian situs dan akun dengan menggunakan mesin AIS setiap dua jam sekali. Selain itu, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan Polri untuk menelusuri akun-akun yang menyebarkan konten negatif berupa aksi kekerasan.

Selain itu, Kominfo juga mendorong masyarakat untuk melaporkan melalui aduan konten.id atau akun Twitter @aduankonten, jika menemuk keberadaan konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau penembakan brutal di Selandia Baru.


Editor : Dani Dahwilani