Selain Infrastruktur, Ekosistem Aplikasi Juga Diperlukan untuk Bangun 5G

Intan Rakhmayanti Dewi · Rabu, 07 April 2021 - 16:13:00 WIB
Selain Infrastruktur, Ekosistem Aplikasi Juga Diperlukan untuk Bangun 5G
Menkominfo Johnny G Plate (Foto: Screenshot)

JAKARTA, iNews.id - Jaringan 5G belum tersedia di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan dalam pembangunan jaringan 5G di Indonesia harus memberikan kesempatan dan peluang untuk dalam negeri.

Misalnya dari tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) bagi perangkat 5G. Menurut Johnny, diperlukan sinergi dengan dan Kementerian Perindustrian dan para pelaku usaha industri dalm negeri. Sementara untuk tingkat TKDN handset 5G, minimal 30 persen, sama seperti yang ada di perangkat 4G.

"Nilai TKDN nya setidak tidaknya sama dengan handset 4G yaitu sebesar 30 persen," kata Johnny saat rapat dengan Komisi I DPR RI, Rabu (7/4/2021).

Menurut Johnny, membangun jaringan 5G tidak cukup hanya menciptakan infrastrukturnya, tapi juga ekosistem aplikasinya. Aplikasi lokal perlu terus dikembangkan agar mampu bersaing dengan aplikasi atau layanan over the top (OTT) lain yang berasal dari luar Indonesia.

"Pembangunan jaringan 5G ini bukan hanya sebagai infrastruktur tapi juga sebagai upaya membangun ekosistem lokal terutama di layer aplikasi," tuturnya.

"Pengembangan ekosistem aplikasi ini perlu ditingkatkan mengingat sejak era 4G Indonesia terbukti menjadi tuan rumah di negeri sendiri," sambung Johnny.

Selain itu, tak kalah penting di era 5G adalah sumebr daya manusia yang membutuhkan kompetensi yang semakin advance

"Segenap upaya tersebut bermuara pada tujuan bersama kita yaitu Indonesia untuk dapat mendapat negara produsen, setidaknya komponen-komponen nya tidak semata-mata sebagai pasar dan negara konsumen," pungkas Johnny.

Editor : Dini Listiyani