Industri Fesyen dan Kuliner Makin Populer lewat Jakarta Brand Festival

Vien Dimyati ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 14:12 WIB
Industri Fesyen dan Kuliner Makin Populer lewat Jakarta Brand Festival

Industri fesyen dan kuliner berkembang lewat Jakarta Brand Festival (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Berbicara tentang industri fesyen dan kuliner, tidak terlepas dari penyelenggaraan, Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF). Memasuki tahun ke-16, JFFF menambah program bagi para pelaku industri dengan mengadakan Jakarta Brand Festival (JBF) 2019.

JBF adalah program inisiasi hasil kerjasama JFFF dengan PT Gambaran Kasih Indonesia (gambaran brand). Keduanya memiliki kesamaan visi misi dalam membuat program kegiatan untuk mengembangkan brand lokal Indonesia secara konkret, khususnya bidang fesyen dan kuliner. Dua industri ini, melalui JBF diharapkan makin populer atau semakin besar dan bertahan di industrinya masing-masing.

“Kehadiran JFFF selama lebih dari 1½ dekade telah menjadi ajang yang konsisten untuk melestarikan serta mengembangkan nilai budaya dan kekuatan perekonomian Indonesia melalui industri mode dan kuliner yang berbasis budaya. Oleh karena, itu kami pikir sudah waktunya menambah program lagi di JFFF. Program yang dapat mengakselerasi performa bisnis brand-brand lokal kita secara konkret”, ujar Chairman JFFF, Soegianto Nagaria, melalui keterangan yang diterima Kamis (14/9/2019).

Sebagai tahap awal JBF, diadakan ‘Program Akselerator’ yaitu program mentoring untuk brand lokal (Mentee) terpilih dengan metode one on one bersama para Mentor yang merupakan jajaran profesional. Mereka memiliki pengalaman kurang lebih 15 tahun dari enam disiplin ilmu yang berbeda. Disiplin ilmu tersebut adalah Strategy, HR/Organization, Sales/Marketing(offline & online), Operation/SupplyChain, Product/Service, dan Finance.

Periode Januari - Februari 2019 lalu telah dibuka secara umum pendaftaran bagi para calon Mentee/Brand yang ingin mengikuti ‘Program Akselerator’ JBF 2019.

Persyaratan Mentee yaitu brand lokal yang telah memiliki badan usaha dan sudah berdiri minimal tiga tahun, berdomisili di Jabodetabek, memiliki produk/jasa sendiri dan tidak berafiliasi dengan franchise, partai politik, atau kerjasama bisnis lainnya, memiliki organisasi beranggota minimal lima orang, serta memiliki bukti laporan keuangan sederhana.

Dari kurang lebih 100 pendaftar, panitia kemudian mengkurasi dan memilih 20 Mentee untuk mengikuti tahap selanjutnya yakni Kick-Off Meeting antara Mentor dan Mentee pada Kamis 28 Februari 2019 di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading.

Setiap Mentee/Brand mengikutsertakan dua orang yang terdiri dari satu orang owner dan satu orang manager/supervisor. Dalam pertemuan tersebut, selain briefing serta perkenalan antara Mentor dengan Mentee, dilakukan juga tahap seleksi selanjutnya melalui wawancara Mentor dengan Mentee untuk dipilih 10 Mentee yang berhak mengikuti kegiatan mentoring.

Selanjutnya 10 Mentee/Brand terpilih tersebut berhak mengikuti program mentoring untuk meningkatkan performa bisnis mereka dengan mendapatkan pendampingan oleh Mentor dari enam disiplin ilmu selama empat kali pertemuan dalam periode waktu empat bulan. Melalui program mentoring, maka para Mentee akan mendapatkan evaluasi dan masukan langsung dari sosok pelaku industri terpandang yang kapabel memberikan motivasi serta arahan secara jelas sebagai Mentor. Tak hanya itu, pada akhir ‘Program Akselerator’ JBF 2019 para Mentee terpilih juga mendapatkan kesempatan menjadi salah satu tenant peserta dalam event akbar Jakarta Fashion & Food Festival 2019.

JFFF merupakan perayaan akbar tahunan yang diselenggarakan sejak 2004 oleh Summarecon dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta serta didukung pula oleh Kementerian Pariwisata RI dan Badan Ekonomi Kreatif RI.


Editor : Vien Dimyati