Berendam di Mata Air Sirah Cipelang, Wisata Murah Meriah di Sumedang

Vien Dimyati ยท Senin, 07 Januari 2019 - 19:10 WIB
Berendam di Mata Air Sirah Cipelang, Wisata Murah Meriah di Sumedang

Sirah Cipelang Sumedang (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak tempat wisata yang menawarkan pemandangan menarik untuk dikunjungi. Destinasi wisata di Sumedang Jawa Barat memang belum terlalu terkenal. Tetapi jika Anda telusuri lebih jauh, Sumedang memiliki tempat wisata murah meriah, yaitu kolam pemandian Sirah Cipelang.

Mata Air Sirah Cipelang berada di Desa Cipamekar Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Mata Air Sirah Cipelang merupakan kolam mini yang airnya berasal dari sumber mata air. Airnya sangat jernih dan terdapat banyak ikan besar dan kecil di sini.

Sesuai dengan namanya, air di kolam ini berasal dari mata air yang keluar dari bukit kecil di antara rimbun pepohonan. Selain dijadikan tempat wisata, mata air Cipelang ini juga dijadikan sebagai irigasi untuk warga sekitar.

"Bahagia itu ketika kita bisa menyatu dengan alam. Sumedang dengan sejuta keindahan alamnya. Location: Mata Air Cipelang, Cipamekar Congeang-Sumedang," tulis Instagram @rief_321 dikutip, Senin (7/1/2019).

Berenang di kolam mata air ini, traveler juga dapat menikmati udara sejuk dan keindahan alam hijau layaknya pedesaan. Di sini juga banyak sawah milik warga yang bisa digunakan untuk background berswafoto.

Keunikan dari kolam mini ini, traveler dapat berenang bersama ikan-ikan. Airnya jernih, jadi Anda dapat menikmati underwater layaknya Umbul Ponggok Klaten. Namun sayangnya, tempat ini masih alami dan belum begitu populer, sehingga fasilitas yang ada di sini masih minim.

Karena tempat ini belum dikelola secara resmi oleh pemerintah kabupaten atau desa, maka tempat ini belum memberlakukan sistem retribusi tiket bagi para pengunjung alias gratis.

Untuk mencapai kolam mata air Cipelang, traveler dapat mengunjungi Sumedang menuju Cimalaka. Kemudian, arahkan kendaraan menuju Kecamatan Conggeang, Desa Cipamekar. Kurang lebih tiga kilometer dari pertigaan Legok menuju Desa Cipamekar.


Editor : Vien Dimyati