Bukan Raja Ampat, Intip Pesona Pulau Kosong Papua yang Terlihat Indah

Vien Dimyati ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 14:12 WIB
Bukan Raja Ampat, Intip Pesona Pulau Kosong Papua yang Terlihat Indah

Pesona Pulau Kosong, Papua. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id – Soal keindahan alam, Papua memiliki banyak destinasi wisata menarik untuk dijelajahi. Tak hanya Raja Ampat, Papua juga menyimpan alam yang dapat memikat wisatawan untuk datang.

Salah satu destinasi yang tersembunyi di Papua dan belum terekspos turis adalah Pulau Kosong di Kabupaten Sarmi, Papua. Pulau tak berpenghuni ini memiliki pesona yang berbeda dibanding pulau-pulau lainnya di Papua.

Pulau Kosong diapit oleh Pulau Liki dan Pulau Armo yang merupakan salah satu pulau terluar di utara Papua. Letaknya berada di tepian Samudera Pasifik. Jika Anda pencinta wisata petualangan, silahkan untuk uji nyali melakukan kemping di pulau cantik ini.

"Ayooo yang liburan bingung mau ke mana? Di Sarmi ada tempat yang sebagus ini, dijamin menyenangkan dan ingin terus ke sini. Ada Pulau Liki, Pulau Sarmi, Pulau Sawar, Pulau Armo, Pulau Kosong. Pikir apa lagi, segera kunjungi Kota Sarmi, kota yg terkenal dengan ombaknya, udangnya, ikannya, minyak Pico, dan masih banyak lagi. Ditunggu kedatangan kalian," tulis Instagram @agnes_calista, dikutip Kamis (10/1/2019).

Pulau Kosong biasa disebut Pulau Mencari karena orang datang untuk mencari ikan atau buah-buahan yang tumbuh liar di hutan tengah pulau. Pulau ini seperti surga bagi masyarakat lokal karena memiliki sumber alam berlimpah.

Pulau ini memiliki pasir putih halus, pantai jernih, dan sebagian lautnya dihiasi terumbu karang. Ya, meski terumbu karangnya tidak seindah Raja Ampat.

Berada di pulau ini, traveler dapat menikmati pemandangan alam laut yang indah, burung laut tak henti berkicau, kawanan unggas hilir mudik dari sarangnya. Bahkan, Anda masih dapat menjumpai ratusan lumba-lumba di sini.

Untuk urusan ombak, Pulau Sarmi juaranya. Anda juga dapat berselancar di sini saat bulan-bulan tertentu. Bagaimana, apa penasaran dengan keindahan Pulau Kosong?


Editor : Tuty Ocktaviany