Curah Hujan Tinggi, Akses Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup Total

Okezone ยท Minggu, 06 Januari 2019 - 17:15 WIB
Curah Hujan Tinggi, Akses Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup Total

Ilustrasi mendaki gunung. (Foto: Whistler.com/Abby Cooper)

MALANG, iNews.id – Ada rencana untuk mendaki Gunung Semeru? Jangan dulu, pasalnya Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) kembali menutup total akses pendakian Gunung Semeru sejak 3 Januari 2019 hingga waktu yang belum ditentukan.

Penutupan akses Gunung Semeru tertulis dalam surat pernyataan nomor PG. 03/T.8/Bidtek/Bidtek.1/KSA/12/2018 tertanggal 26 Desember 2018. Kepala TNBTS John Kenedie mengungkapkan, penutupan ini sebagai bagian dari pengurangan risiko pendakian di musim hujan. 

"Untuk mengurangi risiko pendakian di Gunung Semeru saat musim hujan," kata John kepada Okezone, Minggu (6/1/2019).

Dia menambahkan, penutupan ini dilakukan berdasarkan koordinasi dengan beberapa pihak sebagai landasan pemutusan, termasuk BMKG.

"Kami perkirakan curah hujan tinggi di kawasan Gunung Semeru pada periode Januari hingga April 2019. Tapi sampai kapannya (penutupan) belum ditentukan. Nanti akan kita evakuasi dan lakukan koordinasi lagi, apa April nanti sudah bisa dibuka atau belum," katanya.

Menurutnya, potensi beberapa musibah seperti pohon tumbang, tanah longsor, angin kencang, dan hujan lebat dianggap membahayakan jiwa pendaki.

"Masuk musim hujan, banyak potensi pohon tumbang, tanah longsor, hujan lebat, kabut cuaca dingin, dan angin kencang yang membahayakan para pendaki," kata John.

Selain rawan bencana yang mengancam pendakian, kata dia, penutupan ini guna pemulihan ekosistem di kawasan Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini. "Kan jalur pendakian sudah dibuka selama sekitar sembilan bulan. Penutupan ini untuk pemulihan ekosistem kawasan secara alami juga," kata dia.


Editor : Tuty Ocktaviany