Intip Indahnya Bawah Laut Gili Meno Lombok, Unik Ada 48 Patung Manusia

Vien Dimyati ยท Rabu, 24 April 2019 - 11:14 WIB
Intip Indahnya Bawah Laut Gili Meno Lombok, Unik Ada 48 Patung Manusia

Keindahan bawah laut Gili Meno (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Lombok kini semakin dilirik oleh wisatawan. Salah satu pulau yang terletak di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini memang terkenal dengan keindahan lautnya. Bahkan, wisatawan mancanegara (wisman) memasukan Gili Trawangan dalam bucket list-nya. Selain Gili Trawangan, Anda juga bisa menikmati Gili Air dan Gili Meno yang letaknya berdekatan.

Gili Meno, Gili Trawangan, dan Gili Air merupakan tiga gili yang paling populer di Lombok. Lokasinya ada di Lombok Utara. Gili Meno berada di tengah-tengah di antara Gili Trawangan dan Gili Air. Jaraknya kurang lebih satu kilometer dari Gili Trawangan.

Pulau ini tidak terlalu besar, panjangnya hanya dua kilometer dengan lebar satu kilometer. Kondisi ini memungkinkan Anda untuk berjalan-jalan dan mengelilingi pulau (di sepanjang pantai) kurang dari dua jam. Anda bisa menikmati jernihnya air laut serta menghirup udara segar di Gili Meno. Pulau ini terkenal damai dan tenang, sehingga sangat populer dijadikan sebagai tujuan honeymoon.

Walaupun berukuran kecil, pulau ini berpenghuni. Jumlah penduduknya kurang lebih 400 orang. Gili Meno juga terkenal sebagai tempat snorkeling dan menyelam. Ada satu hal yang unik di Gili Meno, yaitu terdapat 48 patung yang menyerupai manusia dengan ukuran yang sama dengan besarnya.

Patung ini berada sekitar 13 kaki dari permukaan pantai dan bisa Anda jumpai hanya dengan menyelam. Patung-patung yang dibuat oleh Jason deCaires Taylor ini berbentuk melingkar, melambangkan lingkaran kehidupan. Jason deCaires Taylor merupakan pemahat terkenal yang karyanya sudah tersebar hingga Inggris, Karibia, Kepulauan Canary dan masih banyak lagi.

"Patung ini diberi nama 'Nest' oleh sang pemahat, dan sengaja diletakkan di dasar laut untuk mengembangbiakkan terumbu karang. Meski sempat menuai kontroversi, pembuat patung menolak patung-patung itu diangkat. Dia berharap lapisan karang dan spons warna-warni segera menutupi patung tersebut sehingga bisa menjadi rumah bagi hewan-hewan laut untuk bertahan hidup. Bagaimana pendapat kalian, Sobat?" tulis Instagram @pesonaid_travel, dikutip Rabu (24/4/2019).

Ada sekitar 40 persen terumbu karang di dunia telah hilang sejak puluhan tahun lalu. Karena itu, Jason berharap karyanya dapat mengembalikan terumbu karang dan keragaman biota laut dengan cara yang unik. Jason memastikan patung ini dibuat dari bahan yang ramah lingkungan. Dengan pH yang netral, patung ini tidak akan memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan diharapkan dapat bertahan hingga ratusan tahun.

Banyak turis yang penasaran dan ingin melihatnya langsung dengan menyelam. Tak sedikit pula dari mereka yang mengabadikan patung tersebut. Tak heran, patung-patung ini kerap dijadikan objek berfoto. Waktu yang cocok untuk melihat keindahan bawah laut Gili Meno adalah pada siang dan sore hari, karena ribuan ikan hias sangat senang bermain di sekitar 48 patung ini.


Editor : Vien Dimyati