Kampanye Social Distancing, Taman-Taman di New York Ada Tempat Parkir Manusia

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 14:04 WIB
Kampanye Social Distancing, Taman-Taman di New York Ada Tempat Parkir Manusia

Keunikan Taman di New York (Foto : Dailyhive)

BROOKLYN, iNews.id - Banyak cara unik yang dilakukan pemerintah setempat untuk menerapkan aturan social distancing di tempat berkumpulnya masyarakat. Salah satunya seperti di taman-taman Kota New York di mana terdapat banyak lingkaran putih di atas rumput.

Dikutip dari Dailyhive, Kamis (21/5/2020), lingkaran-lingkaran yang ada di Taman Domino, Wiiliamsburg, Brooklyn ini digunakan pengunjung untuk berjemur di bawah hangatnya matahari sambil bersantai menikmati akhir pekan bersama dengan tetap menjaga jarak.

Masing-masing pengunjung berada di lingkaran yang dilukis dengan kapur berwarna putih berdiameter 2,4 meter, dan jarak antar lingkaran sepanjang 1,8 meter. Banyak yang menyebut lingkaran ini sebagai tempat parkir manusia.

Departemen kesehatan kota mengatakan, penekanan jarak sosial diberlakukan di New York lantaran kasus positif corona mencapai 190.000 lebih kasus dengan angka kematian 15.800 jiwa. Kendati demikian, sejumlah daerah bagian kota sudah diizinkan untuk membuka kembali perbatasan mereka.

Seperti diketahui, Taman Domino berada di tepi laut, berdekatan dengan bekas pabrik gula Domino, yang dibangun pertama kali pada 1856. Taman ini biasanya menjadi tempat bermain anjing dan lapangan voli pantai.

Kota ini mengajak masyarakat untuk keluar rumah dan berolahraga secara individu, bukan untuk kelompok. Olahraga yang diperbolehkan di taman ini antara lain berlari dan bersepeda dengan tetap menjaga jarak.

"Anda dapat berlari, bersepeda, berjalan-jalan dengan anjing Anda dan bersantai sambil menjaga jarak sosial dan menggunakan masker," tweet Departemen Taman Rekreasi Kota.

Selain menjaga jarak, kebijakan lain yang harus dipatuhi masyarakat New York adalah memakai masker di tempat umum untuk menghindari penularan virus Corona. Banyak orang yang telah terinfeksi virus Corona tanpa gejala tapi dapat menularkan pada orang sekitarnya.

Editor : Vien Dimyati