Mengintip Eksotisme Danau Weekuri, Surga Kecil di Sumba Barat yang Memikat Turis

Vien Dimyati ยท Senin, 08 Juli 2019 - 15:54 WIB
Mengintip Eksotisme Danau Weekuri, Surga Kecil di Sumba Barat yang Memikat Turis

Mengintip eksotisme Danau Weekuri. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Danau alami yang indah ini terbentuk dari air yang terperangkap oleh karang saat terjadi pasang surut di daerah pantai. Dibatasi oleh tebing karang, air laut masuk melalui celah yang ada. Meskipun bukan danau sungguhan, laguna tenang nan indah ini menjadi kebanggaan masyarakat Sumba Barat. Terutama Desa Kalena Rongo, Kecamatan Kodi Utara.

Tak hanya laguna cantik, di balik tebing juga terhampar lautan lepas dengan deburan ombak yang sesekali memecah keheningan. Disediakan pula menara untuk melompat langsung ke dalam air. Anda bisa melakukan jump cliff dengan bebas, melepas lelah dari rutinitas yang menjemukan.

Menara lompat ini memiliki tinggi sekitar lima hingga enam meter. Sisi-sisi pinggirnya dangkal dan ada banyak bulu babi, sehingga Anda harus hati-hati.

"Sobat pesona yang tidak mau repot basah-basahan, bisa hunting foto di sekitar tebing laguna. Jembatan cantik nan instagrammable dibangun untuk pangunjung yang mau foto-foto dengan latar Danau Weekuri. Ibaratnya Piaynemo di Raja Ampat, liburan ke Sumba belum lengkap kalau tak main air di Danau Weekuri. Selamat datang di surga kecil kebanggaan Sumba, Sobat Pesona!" tulis Instagram @Pesonaid_travel, dikutip Senin (8/7/2019).


Danau Weekuri mendapat julukan surga kecil di Sumba Barat Daya. Berwarna hijau toska, membuat pemandangan di sekitar danau terlihat fotogenik. Berpadu dengan batu karang dan pepohonan yang menyerupai pagar alami. Bentuk Danau Weekuri menyerupai oval, dengan panjang kurang lebih 150 meter dan lebar 50 meter. Serta memiliki spot untuk menikmati keindahan danau.

Cukup naik ke tebing karang yang tinggi, Anda akan disuguhi pemandangan danau yang cantik dan laut luas. Lokasi ini menjadi favorit wisatawan untuk mengambil foto. Waktu terbaik berkunjung ke sini saat musim kemarau di pagi dan sore hari. Langit biru, air yang jernih, ditambah suasana asri akan memanjakan siapa pun yang datang.

Fasilitas yang ditawarkan cukup memadai. Walaupun sudah ada kamar mandi, pasokan air tawar ke tempat ini masih kurang. Selain itu, penduduk sekitar terlihat berjualan di sekitar danau. Ada yang berjualan kain, aksesori, tas, makanan kecil, dan air kelapa.

Perjalanan menuju Weekuri memakan waktu sekitar satu jam setengah dari Tambolaka. Anda harus menggunakan kendaran pribadi untuk mencapainya. Jalur menuju Danau Weekuri perlu kewaspadaan. Lubang dan ternak di sini masih menjadi kendala di perjalanan. Tapi, semua itu akan terbayar setelah Anda menginjakkan kaki di Danau Weekuri.


Editor : Tuty Ocktaviany