Namche Bazaar Nepal ala Gunung Sumbing, Deretan Rumahnya Tersusun Indah

Vien Dimyati ยท Selasa, 25 Juni 2019 - 09:01 WIB
Namche Bazaar Nepal ala Gunung Sumbing, Deretan Rumahnya Tersusun Indah

Keindahan Gunung Sumbing yang mirip Namche Bazaar Nepal (Foto : Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Di Magelang, Jawa Tengah, ada tempat seperti Namche Bazaar, Nepal. Bedanya, jika di Namche Bazaar dikelilingi gunung es, di tempat ini dikeliling hamparan hijau pepohonan karena berada di kaki Gunung Sumbing. Bagi wisatawan yang tidak gemar mendaki gunung bisa menikmati panorama alam Kaliangkrik dari sini.

"Ini dia Desa Butuh, Kecamatan Kaliangkrik. Kamu dapat melihat Namche Bazaar ala Jawa Tengah di sini. Tidak persis, karena bedanya Namche Bazaar di Nepal dikelilingi oleh gunung es. Tapi cukup menarik untuk diabadikan dengan kamera. Deretan rumah di kaki Gunung Sumbing ini menjadi tempat start bagi ratusan pendaki yang datang setiap harinya. Ayo dolan ke sini!" tulis Instagram @ayodolan, dikutip Selasa (25/6/2019).

Desa Butuh menjadi basecamp atau pintu masuk untuk registrasi para pendaki. Desa di Magelang ini memang digunakan sebagai rute pendakian Gunung Sumbing, para pendaki menyebutnya Jalur Sejati. Pendaki yang melalui via Desa Butuh akan disuguhkan suasana sepi. Karena berada di lereng gunung, hawa di sini terasa sejuk dan asri. Kawasan ini bahkan disebut memiliki pemandangan cantik layaknya di luar negeri.

Mayoritas penduduk Desa Butuh berprofesi sebagai petani sayur seperti wortel, kol, seledri, tomat, dan sayuran lainnya. Rumah-rumah yang berjejer rapi dari bawah ke atas semakin membuat kawasan ini menawan. Kawasan ini bahkan sudah modern. Anda tak perlu takut ketinggalan informasi saat berada di sini. Jaringan internet di desa ini sudah lancar. Anda juga bisa menemukan penginapan di sekitar desa. Walaupun bukan hotel, banyak rumah warga yang disewakan untuk ditempati.

Untuk menuju ke desa ini, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan. Namun, angkutan umum untuk ke lokasi cukup sulit. Lebih baik sewa kendaraan milik warga. Sebelum berangkat, Anda bisa mencari informasi tentang penyewaan kendaraan.

Dari Terminal Tidar Magelang, estimasi waktu tempuh sekitar lebih dari satu jam. Sesampainya di kawasan desa, Anda akan diuji dengan jalan desa yang menanjak dan hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki.


Editor : Vien Dimyati