Ombilin Dinobatkan Jadi Warisan Dunia oleh UNESCO, Ini Kata Menpar Arief Yahya

Vien Dimyati ยท Senin, 08 Juli 2019 - 21:42 WIB
Ombilin Dinobatkan Jadi Warisan Dunia oleh UNESCO, Ini Kata Menpar Arief Yahya

Ombilin dinobatkan jadi warisan dunia oleh UNESCO. (Foto: Kemenpar)

JAKARTA, iNews.id - Sumatera Barat memiliki banyak keindahan alam yang dapat memikat wisatawan. Salah satunya, Ombilin yang terletak di Sawahlunto. Objek wisata ini merupakan bekas pertambangan yang kini diakui sebagai warisan dunia kategori budaya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan apresiasi tertinggi atas diakuinya bekas lokasi pertambangan Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat, sebagai warisan dunia kategori budaya oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB atau UNESCO.

“Selamat, Ombilin di Sawahlunto sudah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya oleh UNESCO,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar mengatakan jika sudah mendapatkan status dari UNESCO, maka sangat mudah untuk menjual dan memasarkan Ombilin di Sawahlunto sebagai destinasi wisata.

“Status itu sangat penting. Karena akan mempermudah untuk menarik investor, juga menarik wisatawan datang,” kata Menpar dalam keterangannya, Senin (8/7/2019).

Menpar Arief dalam framework pengembangan destinasi akan selalu menggunakan konsep 3A, (Atraksi, Akses, dan Amenitas). Jika ingin menjadi pemain global, maka harus menggunakan global standar.

Standar global yang dimaksud, diwujudkan dalam bentuk membangun bandara internasional di banyak tempat. Sementara dari sisi amenitas, ditandai dengan makin banyak dikembangkan hotel-hotel bintang 5 yang berkelas dunia di berbagai destinasi.

“Ketiga adalah atraksi yang juga harus berkelas dunia. Di banyak tempat di dunia, UGG itu selalu memberi dampak yang signifikan terhadap wisatawan. Branding-nya langsung mendunia karena diakui oleh UNESCO, lembaga dunia,” kata Menpar.

Ombilin menambah koleksi Indonesia yang saat ini memiliki empat warisan dunia kategori alam, yakni Taman Nasional Komodo (1991), Taman Nasional Lorentz (1999), Hutan Tropis Sumatera (2004), dan Taman Nasional Ujung Kulon (1991).

Selain itu, Indonesia sudah punya empat warisan dunia kategori budaya, yaitu Candi Borobudur (1991), Candi Prambanan (1991), Situs Sangiran (1996), dan sistem Subak di Bali (2012).


Editor : Tuty Ocktaviany