Pesona Ujung Utara Indonesia, Pantai Batu Kasah Miliki Batuan Raksasa

Vien Dimyati ยท Selasa, 04 Desember 2018 - 09:47 WIB
Pesona Ujung Utara Indonesia, Pantai Batu Kasah Miliki Batuan Raksasa

Pantai Batu Kasah miliki batuan raksasa. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Tidak kalah dengan ujung timur Indonesia, keindahan ujung utara juga memiliki pesonanya tersendiri untuk dieksplor. Destinasinya memang belum terlalu populer. Tetapi jika dijelajahi lebih dekat, bersiaplah untuk takjub dengan keindahan panoramanya. Terutama jika Anda mengunjungi Natuna di Kepulauan Riau. 
 
Di sini terdapat pantai eksotis untuk dijelajahi yang bernama Pantai Batu Kasah. Pantai ini terlihat unik karena terdapat bebatuan raksasa yang digunakan sebagai benteng. Kini, bebatuan tersebut menjadi ikon dari pantai ini.
 
"Konon, batu-batu besar yang sudah ada sejak dulu ini, menurut cerita setempat sudah digunakan sebagai benteng pengintaian terhadap serangan bajak laut yang akan menyerang daerah ini. Untuk penamaan Pantai Kasah sendiri, berawal dari penamaan masyarakat untuk menyebut cantik dalam bahasa mereka. Jadi, pantai Batu Kasah maksudnya adalah pantai dengan bebatuan yang cantik dan indah. Setuju nggak? Pasti kalian penasaran kan dengan pantai cantik beserta pohon-pohon kelapa dan bebatuan raksasanya," tulis Instagram Pesonaid_Travel,  Selasa (4/12/2018).

 
Pantai Kasah merupakan salah satu pantai terbaik yang ada di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Pantai ini juga dikenal dengan sebutan Pantai Cemaga.
 
Pantai Batu Kasah yang terletak di Kecamatan Bunguran Selatan ini memiliki air laut jernih, biru dan pasir putih lembut. Di sekitaran Pantai Batu Kasah ditumbuhi dan dipenuhi banyak pohon kelapa dan batuan granit yang cukup besar. Dengan kejernihan dan birunya air laut serta batuan ini, membuat objek wisata pantai ini terlihat memesona.
 
Jangan lupa membawa kamera jika Anda tertarik mengunjungi pantai ini. Karena ada banyak spot menarik untuk dijadikan objek untuk berfoto. Pantai Batu Kasah memiliki bibir pantai yang juga cukup panjang 10 hingga 15 meter.

 


Editor : Tuty Ocktaviany