Pimpin Raker DPR-Kemenparekraf, Syafril Huda: Publik Punya Harapan Besar terhadap Mas Tama dan Mbak Angela

Vien Dimyati, MNC Media ยท Kamis, 07 November 2019 - 23:09 WIB
Pimpin Raker DPR-Kemenparekraf, Syafril Huda: Publik Punya Harapan Besar terhadap Mas Tama dan Mbak Angela

Menparekraf Wishnutama dan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/11/2019). (Foto: iNews.id/Vien Dimyati)

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat Indonesia memiliki harapan besar terhadap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dipimpin oleh Wishunutama Kusubandio dan Angela Tanoesoedibjo. Hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR RI Syafril Huda dalam rapat perdana Kemenparekraf di ruang rapat Komisi X, Kompleks MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

"Publik punya harapan besar terhadap Mas Tama dan Mbak Angela untuk meningkatkan pariwisata," ujarnya.

Dia mengatakan, pariwisata merupakan sektor yang paling efektif untuk mendongkrak devisa Indonesia. Untuk itu, pertumbuhan pariwisata melalui event-event internasional harus diperbanyak.

"Pariwisata memberikan kontribusi devisa kita, jadi harus kita dorong event-event internasional untuk diperbanyak. Olahraga termasuk harus menjadi pariwisata di negeri kita," katanya.

Selain itu, dia juga mengingatkan akan pentingnya sinergi antara Kemenparekraf dengan menteri-menteri terkait, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Karena itu kita menaruh harapan besar. Di sini kami mendorong sepenuhnya Mas Tama bekerja maksimal, termasuk kulturisasi bisa selesai secepatnya," katanya.

Dia berharap di tangan Kemenparekraf yang baru bisa menggenjot kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara dengan memaksimalkan potensi destinasi wisata baru yang menjadi andalan program kerjanya.

Secara perlahan, lanjutnya, program tersebut akan mampu mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Pariwisata harus menjadi unggulan dan menjadi bagian untuk menyejahterakan rakyat Indonesia," tuturnya.

Dalam pemaparannya, Wishnutama menjabarkan mengenai tiga strategi pembangunan sektor pariwisata yang akan dilakukan Kemenparekraf. Adapun tiga strategi tersebut, yaitu wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan.

Adapun strategi di sektor ekonomi kreatif akan berfokus pada peningkatan nilai tambahnya yang akan dilakukan melalui pendampingan dan inkubasi, pengembangan center of excellence, dan fasilitasi inovasi dan penguatan brand.

"Kemudian pengembangan dan revitalisasi ruang kreatif, penerapan dan komersialisasi hak atas kekayaan intelektual, dan penguatan rantai pasok dan skala usaha kreatif," ujarnya.

Di sisi lain, Angela menyampaikan dalam Raker tersebut banyak masukan-masukan yang diterima. Pertama, pengembangan pariwisata yang bisa selaras dengan konservasi alam dan budaya.   

"Kita meningkatkan sustainable tourism, itu yang pertama," katanya.

Untuk itu, dia akan berkoordinasi dengan kementerian lainnya. Seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Kedua, ekonomi kreatif turut dikembangkan tidak hanya di urban area. "Tapi juga di desa-desa sesuai dengan destinasi pariwisata yang kita akan kembangkan," ucap Angela.


Editor : Tuty Ocktaviany