Tanjung Gunung Babel Siap Dikembangkan Jadi KEK Pariwisata

Vien Dimyati ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 16:00 WIB
Tanjung Gunung Babel Siap Dikembangkan Jadi KEK Pariwisata

Tanjung Gunung Babel Siap Dikembangkan Jadi KEK Pariwisata (Foto: Kemenpar)

BANGKA, iNews.id - Memiliki keindahan alam memesona, Tanjung Gunung, Bangka Belitung siap dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Bahkan, sudah banyak investor yang masuk untuk mengembangkan pariwisata di Tanjung Gunung.

Menpar Arief Yahya mengatakan, sejauh ini, rata-rata investasi yang telah dilakukan mencapai 76% yakni Rp5 triliun. Investor yang sudah masuk yakni Sheraton, Sofitel, dan MGallery. Diharapkan, pembangunan sudah selesai pada Agustus 2019," kata Menpar dalam kunjungan kerja ke Pangkalpinang, Provinsi Babel, Kamis 14 Maret 2019.

Dalam kunjungan tersebut, Menpar Arief Yahya turut mendampingi Presiden melakukan penandatanganan Prasasti Peresmian Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan peresmian KEK Tanjung Kelayang di Bandara Depati Amir, Babel. Menpar Arief Yahya mendampingi Menko Perekonomian, Darmin Nasution, meninjau kawasan Tanjung Gunung.

Disampaikannya, kawasan Tanjung Gunung sudah siap dikembangkan sebagai KEK dan bisa mulai dioperasikan. Hal ini bisa dilihat dari kesiapan infrastrukturnya. "Hari ini, tepat 3 tahun kurang 1 hari setelah kita mendapatkan area ini. Berdasarkan aturan resmi, KEK harus sudah dioperasikan," ujar Menpar, melalui keterangan resminya yang diterima Jumat (15/3/2019).

Lebih lanjut, Arief Yahya mengatakan, dalam pengembangan kawasan Tanjung Gunung, sebaiknya dilakukan perjanjian kerja sama dengan pihak terkait untuk menghindari terjadinya aktivitas yang merugikan kawasan tersebut, misalnya aktivitas penambangan liar. Beberapa waktu lalu, PT Timah misalnya sudah menyatakan tidak akan melakukan penambangan di sini, namun hal tersebut akan dituangkan dalam bentuk perjanjian tertulis.

Mengenai potensi wisata, Menpar Arief Yahya menyatakan, rata-rata pengeluaran wisman yang datang ke Bangka yakni 2 ribu dolar AS. Biasanya, yang datang adalah wisman yang memasuki usia pensiun. Total pengeluarannya yakni 1 miliar dolar AS per tahun.

Lokasi KEK Tanjung Gunung berada dekat Bandara Dipati Amir atau hanya sekitar tujuh kilometer. Untuk luas lokasi, kawasan KEK Tanjung Gunung direncanakan sekitar 385 hektare, sedangkan untuk KEK Sungai Liat sekitar 600 hektare mencakup Pantai Rambak hingga Pantai Rebo.


Editor : Vien Dimyati