VTG Travel Targetkan 20.000 Wisatawan Indonesia Berkunjung ke Vietnam

Vien Dimyati ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 21:45 WIB
VTG Travel Targetkan 20.000 Wisatawan Indonesia Berkunjung ke Vietnam

VTG Travel menjadi anggota member baru ASTINDO (Foto : iNews.id/ Vien)

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak destinasi menarik di Vietnam yang bisa memikat wistawan untuk berkunjung. Mulai dari Ha Long Bay, Sa Pa Terrace, Kota Tua Hoi An, dan lainnya.

Kini, untuk berwisata ke Vietnam, wisatawan semakin mudah dan nyaman. Apalagi kini Vietnam Travel Group (VTG Travel) bergabung menjadi salah satu anggota dari Asosiasi Agen Perjalanan Indonesia (ASTINDO). Akan ada banyak paket wisata menarik yang bisa dipilih wisatawan. Mulai dari wisata alam hingga sejarah.

Ketua ASTINDO Elly Hutabarat mengatakan, tepat pada Selasa (25/2/2020), VTG Travel berkesempatan untuk bergabung menjadi member ASTINDO.

"Ini adalah kesempatan besar bagi anggota ASTINDO untuk terhubung dan saling bekerja sama. Tujuannya untuk memenuhi permintaan perjalanan wisatawan Indonesia dan sebaliknya. VTG dapat memperkenalkan berbagai tujuan wisata dan produk perjalanan berkualitas dengan serangkaian hotel, restoran, dan kendaraan kelas atas," kata Elly Hutabarat di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Menurut Elly, VTG adalah agen inbound terkemuka di Vietnam yang memiliki layanan berkualitas tinggi. VTG Travel memiliki beragam tur seperti MICE, Resort, sports tour, gold tour, hingga wisata petualangan.

"VTG ini merupakan member ASTINDO yang berada di luar negeri. Nanti kami akan melakukan banyak kerja sama mulai dari pertukaran trainer yang akan dilatih. Hingga sama-sama bisa mendatangkan wisatawan," kata Elly kepada iNews.id.

Dengan bergabungnya VTG Travel sebagai member baru, Elly berharap, jumlah kunjungan turis Vietnam ke Indonesia makin bertambah. Begitupula sebaliknya, Vietnam juga bisa mendatangkan wisatawan asal Indonesia.

"Sejauh ini kunjungan wisatawan Vietnam ke Indonesia masih minim. Dengan masuknya VTG saya harap ini bisa dikembangkan. Karena ke Vietnam kan tidak perlu visa, dan flight juga banyak. Dua negara bisa saling promosi destinasi," katanya.

Sementara itu, Chairman & CEO VTG Travel, Lai Quoc Cuong mengatakan, dengan masuknya VTG sebagai member baru, dia berharap bisa mendatangkan 20 ribu wisatawan Indonesia ke Vietnam.

"Tujuan kami adalah meningkatkan pariwisata kedua negara baik inbound dan outbound. Selain menargetkan 20 ribu kunjungan wisatawan Indonesia, kami barharap agar ada direct flight Jakarta-Hanoi," kata Lai Quoc Cuong.

Dia menjelaskan VTG Travel menyediakan berbagai macam paket tour wisata menarik, mulai dari tour luxury, mewah, hingga klasik.

"VTG Travel juga menyelenggarakan Famtrips menjelajahi tempat-tempat menarik. Bahkan kami dipilih secara terhormat oleh Administrasi Nasional Pariwisata Vietnam atau Departemen Pariwisata setempat untuk menjadi organisasi yang mempromosikan dan melayani delegasi antar negara, termasuk delegasi dari Indonesia," katanya.

Dia menjelaskan, Vietnam telah dipilih oleh wisatawan internasional dalam beberapa tahun terakhir sebagai negara aman dan ramah. Selain itu, produk perjalanan wisata Vietnam juga terkenal memuaskan di kalangan wisatawan asing.

Pada 2019 terdapat 18 juta turis internasional ke Vietnam, yang diperkirakan memiliki pertumbuhan tahunan rata-rata 15 hingga 20 persen.

Juga ada lebih banyak penerbangan langsung dari kota-kota besar. Bandara dan pelabuhan telah dimodernisasi, dan hotel, resor, restoran, serta kendaraan sudah dilengkapi untuk menghadirkan layanan mewah.

Bahkan, Inbound Indonesia ke Vietnam juga telah meningkat. Pada 2018 ada sekitar 87.941 wisatawan, kemudian selama 2019, angkanya tumbuh menjadi lebih dari 100 ribu wisatawan yang datang ke Vietnam dari Indonesia.

Sedangkan terkait isu virus korona, sejauh ini Vietnam masih menjadi negara yang aman dengan pengendalian penyakit yang baik. Turis asing masih datang ke Vietnam selama periode ini. Travel agent, hotel dan restoran masih menyediakan layanan seperti biasa.


Editor : Vien Dimyati