Wisata Alam Populer Usai Covid-19, Pariwisata Magelang dan Karimunjawa Dikembangkan

Vien Dimyati ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 19:36 WIB
Wisata Alam Populer Usai Covid-19, Pariwisata Magelang dan Karimunjawa Dikembangkan

Wisata Magelang dan Karimunjawa dikembangkan (Foto : Instagram@explorekarimunjawa)

JAKARTA, iNews.id - Sejak diresmikannya protokol kesehatan di sektor pariwisata, beberapa tempat wisata kembali dibuka. Bahkan, wisata alam diprediksi menjadi destinasi terpopuler usai Covid-19.

Asdep Infrastruktur Pengembangan Wilayah, Deputi Bidang Infrastruktur dan Transportasi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Djoko Hartoyo mengatakan, Pemerintah tengah melakukan percepatan pembangunan empat destinasi pariwisata nasional di Jawa Tengah.

Salah satunya tertuang dalam Perpres 46 Tahun 2017 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Borobudur yang di dalamnya termasuk kawasan Karimun Jawa.

"Dalam upaya menambah spot destinasi, Kemenko Marves memfasilitasi aspirasi desa yang disampaikan oleh Ketua DPRD Magelang terkait pengembangan spot wisata di 20 desa di sekitar kawasan Candi Borobudur," kata Djoko Hartoyo, dalam Webinar Jawa Tengah Tourism Forum (JTTF) bertema Jawa Tengah Adventure Tourism: Promotion & Marketing Strategies Facing New Normal and Post Pandemic, Kamis (25/6/2020).

Usulan tersebut telah diakomodir dalam ITMP (Integrated Tourism Master Plan) yang telah rampung disusun dan sedang dipersiapkan Rancangan Peraturan Presidennya.

Dengan masuknya usulan ke dalam ITMP tersebut diharapkan pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan fasilitas lain, dapat menghubungkan konektivitas antar-spot.

"Ini akan memudahkan para wisatawan untuk menjangkau spot destinasi tersebut," kata dia.

Kemenko Marves juga memfasilitasi kerja sama antara Pemerintah Desa dengan Bank BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun spot selfie di lokasi menuju Candi Selogriyo.

Adapun spot selfie tersebut berada di Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Candi Selogriyo berada di lereng timur kumpulan tiga bukit, yakni Bukit Condong, Bukit Giyanti, dan Malang, dengan ketinggian 740 mdpl, mempunyai pemandangan yang eksotik dan cocok untuk wisata alam.

Djoko mengatakan, pendekatan ini dilakukan untuk mendistribusikan manfaat ekonomi di wilayah yang lebih luas, mengurangi kemacetan di tujuan-tujuan utama pariwisata, hingga meningkatkan jangkauan penawaran produk pariwisata.

Untuk mengembangkan Kawasan Karimun Jawa, Kemenko Marves dan Kementerian Perhubungan akan menyiapkan angkutan umum berupa bus untuk melayani rute Bandara Dewandaru dan Pelabuhan Legon Bajak ke Pusat Kota Karimunjawa.

"Karena jarak dari bandara ke pusat kota cukup jauh, mencapai 22 km dan tidak ada transportasi umum, kami sedang mengusulkan pengadaan armada bus. Jadi wisatawan yang datang dapat langsung melanjutkan perjalanannya dan ini menghemat biaya," kata Djoko.

Editor : Vien Dimyati