Wisata Alternatif di Kalsel, Lihat Samudera Awan di Puncak Tahura Banjar

Vien Dimyati ยท Rabu, 22 Mei 2019 - 10:04 WIB
Wisata Alternatif di Kalsel, Lihat Samudera Awan di Puncak Tahura Banjar

Keindahan Puncak Tahura (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Tahura Sultan Adam menjadi salah satu objek wisata andalan di Banjar Kalimantan Selatan (Kalsel). Berwisata ke tempat ini, Anda bisa menikmati beberapa spot cantik dan menarik. Kawasan ini menawarkan keindahan dan kesejukan alam pegunungan.

Tempatnya indah dan sejuk. Termasuk salah satu alternatif wisata yang murah di Kabupaten Banjar. Tiket masuknya hanya Rp5.000. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari pusat Kota Banjarmasin, sekitar 45 km.

Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam sudah lama menjadi destinasi wisata di Kalimantan Selatan. Area hutan dan perbukitan yang terletak di Jalan Ir Pangeran Mohammad Noor, Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kota Martapura ini selalu ramai dikunjungi.

Anda akan melihat berbagai jenis pepohonan yang dijaga dan dilestarikan di sini. Secara administratif, tempat ini masuk ke dalam dua kabupaten yang berbeda, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut. Nama Tahura sendiri diambil dari nama Sultan Adam Al-Watsiq Billah bin Sultan Sulaiman Saidullah II. Beliau merupakan Sultan Banjar yang memerintah dari 1825 hingga 1857.

Tak hanya menawarkan keindahan alam pegunungan, di kawasan ini juga terdapat aliran sungai, mata air pegunungan yang mengalir jernih, dan beberapa air terjun. Anda dapat berkunjung ke sini dengan menggunakan mobil atau kendaraan lainnya. Fasilitasnya lengkap. Ada warung-warung penjual makanan dan tempat penyewaan tenda jika ingin menginap.

"Tahura Sultan Adam memiliki luas kawasan 112.000 hektare lengkap dengan potensi wisata, ragam flora dan faunanya. Di kawasan Tahura ini, sobat dapat menikmati samudera awan yang begitu indah. Selain itu, beberapa lokasi di kawasan ini yang bisa dikunjungi di antaranya Pulau Pinus, Pulau Bukit Batas, Air Terjun Surian, Air Terjun Bagugur dan Bumi Perkemahan Awang Bangkal, seperti di video ini," tulis Instagram @indoflashlight, dikutip Rabu (22/5/2019).

Di dekat pintu masuk, terdapat wisata kolam pemandian Meneer Belanda. Kolam berukuran sekitar 30m x 50m ini tepat berada di pinggir jalan. Kolam yang dibangun pada zaman Belanda ini memiliki nilai historis yang tinggi. Pengunjung dapat berenang atau sekadar merendam kaki, merasakan segarnya air asli pegunungan.

Selain itu, terdapat situs peninggalan Belanda lainnya yang sering disebut Benteng Belanda. Benteng peninggalan zaman Belanda tersebut hanya tersisa puing-puing dan beberapa reruntuhan pondasi. Benteng ini berada di bagian puncak Tahura. Untuk bisa sampai ke puncak, Anda tak perlu berjalan kaki, karena bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor. Sepanjang jalan menuju puncak, banyak pengunjung yang singgah di pinggiran jalan sembari bercengkerama menikmati pemandangan.

Terdapat pula beberapa air terjun di kawasan Tahura. Ada yang melewati jalan setapak menanjak dan tangga menurun. Menuju air terjun pertama bisa melalui setapak bersemen menanjak di dekat kolam Belanda. Airnya jernih dan segar. Anda bisa bermain air dan berendam sepuasnya. Di air terjun kedua, disediakan tempat untuk istirahat.

Pemandangan yang tak boleh dilewatkan saat berkemah di kawasan puncak Tahura adalah kerlap-kerlip lampu Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, dan sekitarnya. Menikmati suasana malam di puncak Tahura memang istimewa. Pemandangan pagi hari dengan sunrise hangat yang masih diselimuti awan tipis pun tak kalah menggoda. Semuanya bisa Anda nikmati di Puncak Tahura.


Editor : Vien Dimyati