Wisata Religi Melihat Kemegahan Masjid Raya Batam, Arsitekturnya Unik

Vien Dimyati ยท Selasa, 21 Mei 2019 - 15:56 WIB
Wisata Religi Melihat Kemegahan Masjid Raya Batam, Arsitekturnya Unik

Masjid Raya Batam jadi destinasi favorit wisatawan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Saat bulan Ramadan, hampir semua masjid menyajikan menu buka puasa untuk umat Islam yang berbuka di masjid. Tak terkecuali Masjid Agung yang megah nan memesona ini. Masjid Agung Batam atau Masjid Raya Batam (MRB) menyajikan beberapa menu untuk berbuka, di antaranya snack, kolak atau bubur, nasi kotak, dan teh manis.

Berada di kawasan Batam Center yang merupakan pusat pemerintahan Kota Batam, lokasi masjid ini memang strategis. Tepatnya di Jalan Engku Putri Kota Batam, bersebelahan dengan alun-alun dan berjarak sekitar 20 menit dari Bandara. Animo masyarakat pun cukup tinggi dalam melaksanakan buka bersama di MRB. Mereka yang datang di antaranya musafir dan jemaah yang sengaja berkunjung setiap hari untuk salat tarawih.

"Sobat Pesona juga bisa lho, mampir ke Masjid Agung Batam kalau mau wisata religius. Daya tarik dari masjid ini ialah arsitekturnya yang unik dan memiliki unsur melayu yang sangat kental. Terlihat dari bentuk atapnya yang menyerupai limas bertingkat. Di dalamnya tak ada tiang penyangga yang membuat isi ruangan terasa sangat luas. Di luarnya terdapat menara yang menjulang tinggi dan sangat memikat," tulis Instagram Pesonaid_travel, Selasa (21/5/2019).

Di balik bentuknya yang unik dan menawan, bangunan MRB menyimpan makna tersendiri. Ada nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya. Kubah berbentuk limas segi empat terbagi menjadi tiga bagian. Setiap bagian mewakili simbol dari perjalanan manusia, yakni alam rahim, alam dunia, dan alam akhirat. Lebih tepatnya hubungan antara manusia dengan Tuhan.

Sedangkan kokohnya pondasi balok bujur sangkar yang bersanding dengan limas segi empat yang begitu kokoh ini sebagai bentuk dari syarat untuk memperkuat keimanan. Tak hanya itu, bujur sangkar ini juga mampu menampung banyak jamaah yang akan menunaikan ibadah di masjid ini.

Masjid yang menjadi ikon Kota Batam ini dibangun oleh arsitek ternama pada 1999. Desain pertama dibuat pada 13 Agustus 1997 oleh Ir. Achmad Nou’man yang terkenal dengan hasil masjidnya seperti Masjid Salman di Kampus ITB Bandung, Masjid Syekh Yusuf di Cape Town-Afrika Selatan, dan Masjid Muhammad Suharto di Sarajevo-Bosnia.

MRB dilengkapi menara setinggi 66 meter. Berdiri di atas lahan seluas 75.000 meter persegi, masjid ini bisa menampung sekitar 3.500 jamaah. Jika penuh, halaman dan bagian luar masjid bisa digunakan menampung hingga 15.000 jamaah.

Selain ruang salat, fasilitas di dalam masjid terdapat pelataran halaman utama yang letaknya lebih tinggi dari jalan masuk. Plaza Salat terdiri dari dua tingkatan, yaitu plaza bawah dan plaza atas. Di ruang salat bawah terdapat kolam air mancur yang bisa dipakai sebagai tempat wudu. Ada juga kolam air mancur dengan tangga-tangga, lampu-lampu taman, dan deretan pohon-pohon palem raja. Keseluruhan elemen akan membuat suasana ruang salat nyaman dan indah.


Editor : Tuty Ocktaviany