Wisata Religi sambil Ngabuburit di Masjid Agung Palopo, Tamannya Instagenik

Vien Dimyati ยท Sabtu, 18 Mei 2019 - 10:42 WIB
Wisata Religi sambil Ngabuburit di Masjid Agung Palopo, Tamannya Instagenik

Wisata religi di Masjid Luwu Palopo (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Ngabuburit sambil wisata religi menjadi momen paling dinanti saat bulan Ramadan. Biasanya masjid-masjid akan penuh dengan jamaah. Apalagi jika masjid tersebut terlihat menarik dan instagenik, wisatawan banyak yang datang.

Salah satunya seperti yang ada di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Di sini ada Masjid Agung Luwu Palopo yang memiliki taman instagenik.

Masjid yang berada di pusat Kota Palopo, Sulawesi Selatan ini tampak megah. Masjid yang dibangun pada 1974 ini berada di Jl KH. M. Ramli No. 2, Kota Palopo. Masjid Agung Luwu Palopo termasuk kategori Masjid Besar.

Memiliki luas tanah 2.500 m2, luas bangunan 50.000 m2 dengan status tanah Wakaf, Masjid Agung Luwu Palopo tampil lebih modern dan nyaman. Masjid megah ini juga dilengkapi sarana penunjang seperti lift dan eskalator yang memudahkan jamaah mengakses lantai dua, khususnya jamaah lanjut usia.

Taman yang berada disisi timur Masjid Agung Luwu Palopo pun terlihat indah. Taman tersebut didesain sedemikian rupa dan dilengkapi air mancur. Di depannya terdapat tulisan kaligrafi bertemakan surat Ibrahim ayat 7.

Taman masjid agung ini menjadi spot wisata menarik bagi warga di tengah kota. Saat malam, warga Palopo berbondong-bondong mendatangi masjid untuk selfie dan berswafoto.

"Indahnya Taman Masjid Agung Luwu Polopo, yang berada di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Apalagi di saat malam hari, Taman di masjid ini memilik pencahayaan yang unik. Lampunya remang-remang kebiruan dengan latar tulis Al-Qur'an," tulis Instagram @ayodolan, dikutip Sabtu (18/5/2019).

Pemerintah Kota Palopo juga membangun sarana pendukung manasik haji di kawasan Masjid Agung Luwu Palopo untuk memudahkan masyarakat melakukan praktik manasik. Keindahan masjid yang berada di Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara ini diharapkan dapat menarik antusiasme masyarakat memakmurkan masjid.


Editor : Vien Dimyati