Wishnutama Siapkan Anggaran Penanganan Covid-19 untuk Sektor Pariwisata

Vien Dimyati ยท Senin, 23 Maret 2020 - 15:17 WIB
Wishnutama Siapkan Anggaran Penanganan Covid-19 untuk Sektor Pariwisata

Wishnutama janjikan stimulus untuk pelaku pariwisata (Foto : Kemenparekraf)

JAKARTA, iNews.id - Virus Corona atau yang dikenal Covid-19 tidak hanya berdampak pada perekonomian. Di sektor pariwisata, kerugian besar juga dialami oleh para pelaku wisata.

Untuk mencegah dampak dari Covid-19 ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyiapkan alokasi anggaran untuk pelaku wisata. Meski belum dijelaskan besarannya, Menparekraf Wishnutama Kusubandio memastikan anggaran tersebut akan terwujud secepatnya.

"Kemenparekraf sedang merelokasi anggaran untuk penanganan dampak dari Covid-19. Dalam waktu dekat pemerintah akan umumkan langkah kongrit di atas. Kemenparekraf sedang koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk wujudkan langkah tersebut," kata Menparekraf Wishnutama Kusubandio, dalam Press Statement terkait sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi Covid-19, di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Menurut Wishnutama, Kebijakan ini sejalan dengan Intruksi Presiden (INPRES) nomor 4 tahun 2020 yang terbit pada 22 Maret 2020 tentang refocussing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

Dia menjelaskan, hingga 22 Maret 2020 jumlah terinfeksi Virus Corona mencapai 514 orang. Ini kondisi yang menjadi perhatian masyarakat.

Bahkan, Pemerintah pusat memperpanjang masa tanggap darurat bencana wabah Covid-19 hingga 29 Mei 2020.

"Kami sadari betul, dampak Covid-19 ini berdampak pada pelaku usaha, pekerja dan masyarakat. Kita tak hanya bicara mengenai kondisi ekonomi. Terpenting adalah menjaga kesehatan dan keselamatan setiap individu masyarakat Indonesia. Kami sadar ini rintangan tak mudah. Tapi bisa dihadapi bersama. Belajar dari negara lain yang terkena wabah yang lebih dahulu," kata dia.

Menurut Wishnutama, sektor pariwisata menjadi yang pertama terdampak dan mempunyai tantangan besar menghadapi dampak wabah Covid-19.

Tidak hanya berbicara restoran, hotel, wedding organizer, travel agent dan lainnya. Menurut Wishnutama, ada jutaan pekerja di dalamnya seperti UMKM, dan penduduk daerah tertentu yang mengandalkan pariwisata sebagai mata pencaharian, dan lainnya.

"Pemerintah sedang menyiapkan stimulus ekonomi untuk meringankan beban dan biaya para pelaku sekitar pariwisata dan ekonomi kreatif. Tujuannya untuk mengurangi risiko pengurangan karyawan. Presiden menaruh perhatian besar pada pariwisata sebagai leading sector perekonomian nasional," katanya.


Editor : Vien Dimyati