4 Tips Simpan Kentang agar Tetap Fresh Dimasak H-1 Lebaran

Siska Permata Sari ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 10:13 WIB
4 Tips Simpan Kentang agar Tetap Fresh Dimasak H-1 Lebaran

Tips menyimpan kentang agar selalu fresh (Foto: The Spruce Eats)

JAKARTA, iNews.id - Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, menjadi momen yang tepat untuk berbelanja kebutuhan Lebaran, termasuk makanan. Salah satu makanan yang khas ada di meja makan ketika Lebaran tiba adalah sambal goreng kentang.

Saat Lebaran, sambal goreng kentang umumnya dihidangkan bersama opor ayam, ketupat, dan rendang. Sambal goreng kentang juga biasanya dicampurkan dengan hati sapi atau hati ayam untuk menambah cita rasanya.

Oleh karena itu, kentang kini juga banyak diburu untuk dimasak dua atau satu hari sebelum Lebaran. Jika Anda sudah terlanjur membeli dalam jumlah besar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyimpanannya.

Untuk menyimpan kentang agar tetap fresh, Anda memerlukan kotak kardus, kertas, tas jala, atau keranjang. Jika Anda tahu cara menyimpan kentang dengan tepat, itu akan bertahan empat hingga enam bulan ke depan.

Berikut tipsnya, seperti dilansir dari The Spruce Eats, Kamis (21/5/2020).

Melihat kondisi kentang

Periksa kondisi semua kentang Anda. Perhatikan apabila ada titik-titik lunak, kecambah, jamur, kerusakan bentuk akibat sekop, dan kerusakan karena hama. Sebab perlu diperhatikan, hanya kentang kondisi sempurna yang cocok untuk penyimpanan jangka panjang.

Tempat penyimpanan kentang

Tempatkan kentang dalam kotak kardus, kantong kertas, kantong mesh, atau keranjang untuk memastikan ventilasi yang baik. Kantong plastik tidak memungkinkan kentang untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik sehingga akan memperpendek umur simpannya. Jadi lebih baik, hindari menyimpan kentang dengan kantung plastik.

Suhu

Simpan kentang Anda di tempat yang sejuk, lembap, dan gelap, atau berada di kisaran 45 hingga 50 F, yang merupakan suhu ideal. Jangan pernah menyimpan kentang di lemari es. Sebab suhu yang terlalu dingin dapat mengubah zat dalam kentang menjadi manis. Hal ini karena sebagian zat tepung di dalam kentang bisa berubah menjadi gula monosakarida.

Periksa kentang secara teratur

Periksa kentang Anda secara teratur dan singkirkan yang lunak, layu, atau tumbuh tunas baru. Ini untuk mencegah kerusakan kentang yang lebih banyak. Sekalipun kentang Anda telah bertunas itu tetap aman dikonsumsi selama kondisi kentang keras saat disentuh dan tidak layu.

Editor : Vien Dimyati