Cara Pilih Jamur Berkualitas yang Fresh untuk Dimasak di Rumah

Siska Permata Sari ยท Minggu, 05 Juli 2020 - 21:41:00 WIB
Cara Pilih Jamur Berkualitas yang Fresh untuk Dimasak di Rumah
Ada cara khusus pilih jamur berkualitas yang fresh untuk dimasak di rumah. (Foto: Thespruceeats)

JAKARTA, iNews.id - Jamur merupakan bahan makanan yang mempunyai tekstur hampir serupa dengan daging, tetapi lebih lembut dan lunak. Tak hanya mirip daging, jamur mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan seperti protein, serat, vitamin, dan mineral.

Jamur juga mengandung antioksidan, selenium dan polisakarida serta vitamin D2 (ergokalsiferol). Dengan kandungan tersebut, jamur dapat memberikan manfaat seperti memperkuat sistem kekebalan tubuh, menghambat pertumbuhan sel kanker, sehat bagi jantung, dan sebagainya.

Namun di sisi lain, ada juga risiko-risiko yang mengintai seperti keracunan, tergantung jenis jamur, cara memilihnya, menyimpan dan memasaknya. Oleh sebab itu, yang paling penting adalah memilih jamur berkualitas, serta memasaknya dengan benar.

Lalu, bagaimana sih cara memilih dan menyimpan jamur yang tepat? Simak informasi selengkapnya seperti dilansir dari The Spruce Eats, Minggu (5/7/2020).

Memilih

Jamur yang dapat dimakan cenderung memiliki aroma kayu yang kuat. Jadi, hal pertama yang harus diperhatika ketika membeli adalah jamur harus terlihat segar dan mempunyai aroma yang kayu. Hindari jamur yang mengeluarkan bau apek.

Selain itu, jangan memilih jamur yang terlihat layu, kering, gelap, basah, atau berjamur. Tekstur yang tepat akan tergantung pada varietas jamur. Namun secara umum, jamur harus relatif segar atau tampak kokoh, tidak layu, atau licin.

Menyimpan

Simpanlah jamur dalam kantong kertas di kulkas atau dibungkus dengan handuk kertas dan kemudian dibungkus dengan plastik. Sebab menyimpan jamur hanya di dalam kantung plastik akan membuatnya lebih cepat lembap dan busuk.

Jamur liar akan bertahan selama beberapa hari lewat penyimpanan seperti cara ini. Sementara itu untuk jamur yang dibudidayakan akan bertahan hingga satu atau dua minggu.

Editor : Tuty Ocktaviany