Mudik Lewat Tol Trans Jawa, Ini 5 Rekomendasi Kuliner yang Terkenal Enak

Vien Dimyati ยท Senin, 27 Mei 2019 - 14:21 WIB
Mudik Lewat Tol Trans Jawa, Ini 5 Rekomendasi Kuliner yang Terkenal Enak

Kelezatan Sate Kambing Muda Pak Masyhudi Blotongan (Foto: Instagram @fennywijanarko)

JAKARTA, iNews.id - Libur Lebaran menjadi momen paling ditunggu oleh masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. Biasanya, mudik dilakukan melalui jalur udara, laut, hingga darat.

Jika mudik ke kampung halaman melalui jalur darat, belum lengkap tanpa kulineran. Apalagi jika Anda melalui jalur tol Trans Jawa. Jangan sampai tidak mencicipi kuliner yang terkenal lezat. Jalan Tol Trans Jawa adalah jaringan jalan tol yang menghubungkan kota-kota di pulau Jawa.

Jalan tol ini menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya melalui jalan tol. Tol trans Jawa sepanjang kurang lebih 1.000 kilometer tersebut melanjutkan jalan-jalan tol yang sekarang sudah ada.

Kota-kota yang dilalui oleh Tol Trans Jawa ini antara lain Jakarta, Cikampek, Purwakarta, Cirebon, Pejagan, Pemalang, Batang, Semarang, Solo, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, dan Surabaya.

Di sepanjang Tol Trans Jawa tentunya menyimpan banyak kekayaan kuliner dengan citarasanya yang khas di tiap daerah. Ingin tahu kuliner mana saja di kota-kota Trans Jawa yang menyajikan menu lezat? Berikut ulasan iNews.id, Senin (27/5/2019), mengutip Buku Peta Kuliner Trans Jawa yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan.

Cilegon

(Ilustrasi Ayam Bekakak / Instagram)

Kota Cilegon merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Banten. Cilegon berada di ujung barat laut pulau Jawa, di tepi Selat Sunda. Jika Anda melewati Cilegon, jangan lewatkan mencicipi Ayam Bakakak dan Nasi Gonjleng.

Ayam Bakakak : Berada di Jalan Raya Krangggot, Jombang. Rasanya terkenal lezat. Memiliki rasa khas. Ayam bekakak ini merupakan olahan ayam utuh yang cara masaknya dibakar lalu diungkep dengan racikan bumbu manis.

Nasi Gonjleng : Kuliner yang berada di Jalan RA Kartini Jombang ini memiliki bumbu mirip dengan nasi kebuli. Beraroma pekak dan kapulaga, kemudian dihidangkan dengan acar dan emping. Nasi Gonjleng buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB - 19.00 WIB.


Editor : Vien Dimyati

Halaman : 1 2 3 4 5