Wishnutama Imbau agar Bioskop Tidak Jadi Klaster Baru Covid-19

Vien Dimyati ยท Jumat, 10 Juli 2020 - 18:36 WIB
Wishnutama Imbau agar Bioskop Tidak Jadi Klaster Baru Covid-19

Wishnutama simulasi protokol kesehatan di Bioskop (Foto : Youtube)

JAKARTA, iNews.id - Menyambut new normal, bioskop di Tanah Air direncanakan segera dibuka. Untuk mengecek protokol kesehatan di tempat kerumunan ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio melakukan simulasi protokol kesehatan di bioskop.

Menparekraf Wishnutama mengatakan, kebijakan Physical Distancing yang dikeluarkan pemerintah, memiliki tantangan.

Terutama di beberapa tempat seperti bioskop, konser musik, pameran seni, galeri, museum, pertunjukan seni, proses produksi syuting dan berbagai macam kegiatan yang melibatkan berbagai interaksi sosial dihentikan sementara. Tujuannya untuk mendukung kepentingan yang lebih besar, yaitu kesehatan dan keselamatan.

"Ini berdampak luar biasa, banyak pekerja kreatif terdampak oleh kondisi ini. Kemenparekraf telah melaksanakan beberapa cara untuk memasuki era new normal. Termasuk kegiatan sore ini dengan meluncurkan Indonesia Care. Kepedulian Indonesia terhadap kesehatan, keselamatan, dan kelestarian alam (K3)," kata Wishnutama saat peluncurkan InDOnesia CARE, SKB, Panduan Pelaksanaan K3 untuk Ekraf, serta simulasi protokol kenormalan baru pada bioskop, di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Dalam peluncuran tersebut, Wishnutama sekaligus melakukan simulasi protokol kesehatan di bioskop. Dia menjadi penonton pertama yang menikmati film bioskop di tengah pandemi Covid-19.

"Protokol kenormalan harus disimulasikan sebelum mengimplementasikan lebih lanjut. Contohnya, simulasi di bioskop. Kita melihat bagaimana protokol kesehatan di bioskop dilaksanakan. Selain itu saya juga cek bagaimana protokol kesehatan dalam memproduksi film dan sub sektor lainnya yang akan diperiksa," ujar Wishnutama.

Wishnutama menjelaskan, protokol kesehatan ini harus melibatkan pengusaha, dan konsumen. Termasuk para artis juga saat syuting harus peduli protokol kesehatan.

Ini menjadi tanggung jawab bersama, bagaimana masyarakat produktif, tapi aman dari Covid-19. Jangan sampai sektor perfilman ini menjadi klaster baru pandemi Covid-19.

"Sebelum bioskop dibuka, maka akan disimulasikan terlebih dahulu. Maka, pada saat dibuka dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Pengunjung bioskop juga tahu apa yang akan dilakukan," tutur Wishnutama.

Dalam simulasi pembukaan bioskop, pengunjung diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dari sebelum masuk hingga menonton film.

Sebelum memasuki bioskop, pengunjung akan dicek suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer. Jika di atas 37,7 derajat, pengunjung tidak diperkenankan masuk. Selain itu pengunjung akan melakukan scan barcode.

Ketika membeli tiket juga dilakukan jaga jarak. Selain itu, petugas tiket memakai perlengkapan agar tidak berisiko Covid-19. Mereka dilengkapi masker, sarung tangan, face shield, dan lainnya.

Setelah beli tiket, pengunjng bisa membeli minuman atau makanan. Prosedurnya, biar tidak antre, pengunjung bisa membeli lewat aplikasi. Setelah itu pengunjung tinggal scan barcode untuk mengambil makanan. Memasuki ruang studio, pengunjung tetap berjaga jarak.

Editor : Vien Dimyati