Mudik ke Kampung Halaman sambil Nge-Vlog, Ini Tips Jadi Travel Vlogger

Vien Dimyati · Jumat, 08 Juni 2018 - 17:06 WIB
Mudik ke Kampung Halaman sambil Nge-Vlog, Ini Tips Jadi Travel Vlogger

Tips nge-vlog (Foto: Insight Guides)

JAKARTA, iNews.id - Nge-vlog atau video blogger belakang sedang menjadi tren di kalangan traveler kekinian. Untuk menjadi vlogger, sebenarnya tidak sulit. Anda bisa menjadi travel vlogger jika memahami teknik dengan benar.

Momen mudik ke kampung halaman dapat Anda manfaatkan untuk menjadi vlogger dadakan. Apalagi jika kampung halaman yang dituju memiliki destinasi keren untuk ditampilkan dalam video blog Anda. Lantas, bagaimana cara untuk menjadi vlogger yang andal? Berikut ulasan yang dirangkum iNews.id, Jumat (8/6/2018).

Wahyu Indarto, vlogger profesional mengatakan, untuk memulai menjadi vlogger sebenarnya mudah, tantangannya ketika pertama kali Anda membuat video. Setelah itu akan mudah.

"Anda bisa membuat vlog lewat HP yang paling mudah. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih konten harus menarik dan disukai. Ini supaya kita enjoy dan produktif," ujar Wahyu Indarto, saat memberi materi membuat vlog kepada jurnalis Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta, Kamis 7 Juni 2018.

Jika mengambil video menggunakan kamera, harus pakai tripod dan tempat yang terang. Anda juga harus memerhatikan audio. Jadi, disarankan saat bikin vlog pakai clip on. "Ini agar suara jernih. Jika tidak ada, cukup dekatkan dengan audio saja," katanya.

Hal yang paling penting ketika mengambil gambar dengan HP, pastikan airplane mode diaktifkan. Jangan sampai suara HP mengganggu video dan suara. "Jika Anda mengambil gambar di tempat-tempat destinasi keren harus ambil gambar yang spektakuler dan unik agar dilihat banyak orang," ujar Wahyu.

Hariyanto, Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran I Deputi Pemasaran I Kemenpar mengatakan, kegiatan pelatihan vlog di kalangan jurnalis menjadi bagian dari komponen pentahelix Academics, Business, Government, Community, and Media (ABGCM).

"Ini sebagai kekuatan memajukan kepariwisataan nasional untuk mendatangkan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019. Pelatihan vlog ini sangat penting di kalangan jurnalis travel sebagai endoser. Di era digital sekarang ini, video blog menjadi media yang nge-trend, terutama bagi kalangan anak muda atau genarasi now," kata Hariyanto.

Sementara itu, Ketua Forwapar Fatkhurrohim mengatakan, tujuan dari penyelenggaraan pelatihan vlog ini dalam rangka meningkatkan kemampuan di kalangan jurnalis travel untuk melakukan floging atau mempromosikan melalui video, sehingga dapat mempromosikan objek-objek wisata Tanah Air, khususnya 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) yang akan dikembangkan sebagai ‘Bali Baru’.

Sebanyak 10 DPP tersebut adalah Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di Jakarta, Borobudur di Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, dan Morotai di Maluku Utara.


Editor : Vien Dimyati