Serunya Libur Lebaran Jelajahi Danau Purba Sanghyang Heuleut Bandung

Vien Dimyati ยท Minggu, 10 Juni 2018 - 09:39 WIB
Serunya Libur Lebaran Jelajahi Danau Purba Sanghyang Heuleut Bandung

Jelajahi danau sanghyang heuleut (Foto: Pinterest)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Sudah bukan rahasia lagi jika Bandung memiliki banyak destinasi alam yang menakjubkan. Ketika libur Lebaran ke Bandung, belum lengkap jika Anda tidak berwisata mengunjungi danau kecil yang airnya mengalir di atas Sungai Citarum Purba.

Pemandangan alam Bandung tidak hanya ada di dataran tingginya saja. Jika berada di dataran rendah, Anda dapat melihat Sanghyang Heuleut. Sanghyang Heuleut merupakan tempat wisata di Bandung yang kerap diincar wisatawan.

Di tempat ini ada danau kecil yang di sekelilingnya terdapat bebatuan yang berbukit. Tidak heran banyak orang mengatakan ini adalah surga yang tesembunyi di Bandung.

"Sanghyang Heuleut merupakan sebuah danau kecil yang mengalir di atas arus Sungai Citarum Purba. Tempat ini termasuk ke dalam danau purba di Bandung, bisa dilihat dari susunan bebatuan (geologis) yang ada di sini. Ada yang menarik dari Legenda, Mitos atau Sejarah tempat ini, di mana warga sekitar percaya bahwa Sanghyang Heulet adalah tempat mandi para bidadari. Dari namanya juga cukup unik, Sanghyang yang berarti 'sesuatu yang dianggap suci' dan Heuleut yang berarti 'jeda atau batas sesuatu atau waktu'," tulis Instagram @indoflashlightJabar, dikutip Minggu (10/6/2018).

Untuk masuk ke destinasi ini, traveler harus membayar Rp10.000 per orang. Sanghyang Heuleut berdiri di kawasan PLTA Saguling, Cipatat, bandung Barat.

Sanghyang sendiri memiliki arti 'suci' sedangkan heleut memiliki arti 'antara dua waktu', sehingga Sanghyang berarti tempat suci di antara dua waktu. Hal ini ditujukan pada mitos tentang tempat mandi para bidadari.

Danau kecil ini terlihat indah karena dikelilingi bebatuan dan tebing serta sungai kecil dan pepohonan hijau. Ini menjadi spot menarik bagi traveler yang akan melakukan swafoto. Untuk mencapai tempat ini, harus ditempuh berjalan kaki. Jalan agak licin dan terjal, sehingga Anda harus berhai-hati.


Editor : Vien Dimyati