Incar Turis Kamboja, Indonesia Tawarkan Wisata Religi ke Borobudur

Vien Dimyati ยท Rabu, 10 Oktober 2018 - 12:41 WIB
Incar Turis Kamboja, Indonesia Tawarkan Wisata Religi ke Borobudur

Sales Mission Myanmar 2018 (Foto: iNews.id/Kemenpar)

JAKARTA, iNews.id - Laos dan Kamboja menjadi salah satu satu negara anggota ASEAN yang menjadi pasar potensial untuk Indonesia. Jumlah wisatawan Kamboja yang berwisata ke luar negeri (outbound) terus meningkat.

Tercatat tahun lalu pertumbuhan outbound pariwisata Kamboja mencapai 19 persen atau sebanyak 1,4 juta, sedangkan yang berkunjung ke Indonesia hanya 5.463 wisman.

Sementara itu jumlah wisatawan Laos yang berwisata ke luar negeri (outbound) sebanyak 3,05 juta, sebagian besar berkunjung ke Thailand, Korea Selatan, dan Jepang.

Untuk menarik wisatawan mancanegara (wisman) dari Laos maupun Kamboja, Indonesia menawarkan paket wisata religi, yakni mempromosikan Candi Borobudur sebagai destinasi utama, mengingat mayoritas penduduk dari kedua negara itu beragama Buddha.

Selain itu ditawarkan paket-paket unggulan di 10 destinasi branding. Paket-paket tersebut ditawarkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam sales mission dengan memfasilitasi enam pelaku bisnis pariwisata dari Jawa Barat, Yogyakarta, dan Bali beyond sebagai sellers untuk melakukan pertemuan bisnis (table top) atau B to B Meeting dengan para buyers dari Laos dan Kamboja.

Para sellers dari Indonesia akan menawarkan paket wisata unggulan 10 destinasi branding, yakni Bandung, Great Bali, Great Jakarta, Great Kepri, Joglosemar (Yogya-Solo-Semarang), Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat, Medan, Makassar, Lombok, dan Banyuwangi.

Kegiatan table top atau B to B Meeting dilakukan di Lao Plaza Hotel Vientiane, Laos pada 10 Oktober, kemudian dilanjutkan di Raffles Hotel le Royal di Phnom Penh, Kamboja, 12 Oktober 2018.

“Kami menargetkan 30 buyers potensial di tiap negara yang dikunjungi,” kata Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Masruroh di Jakarta, melalui keterangan resminya, Rabu (10/10/2018).

Masruroh sebagai pemimpin delegasi Indonesia dalam kegiatan sales mission 10 destinasi branding ke Laos dan Kamboja pada kesempatan itu  menjelaskan, selain acara table top juga dipresentasikan produk-produk pariwisata yang ditawarkan pada sellers dari Indonesia. “Pada kesempatan itu kita presentasikan Indonesia Tourism Industry Update. Acara akan diakhiri dengan dinner, clossing dance performance, dan doorprize,” kata Masruroh.

Penyelenggaraan sales mission ini dimaksudkan untuk meningkatkan kunjungan wisman dari Laos dan Kamboja dalam mendukung target kunjungan wisman tahun ini sebesar 17 juta wisman dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019.

Sebanyak enam pelaku bisnis yang berpartisipasi dalam sales mission di Laos dan Kamboja, yaitu Chacha Tour & Travel (Yogyakarta), Bali Dream (Bali beyond), Absolute Indonesia DMC (Bali beyond), Bali Flores Adventure (Bali beyond), Bhara Tours (Jawa Barat), dan Grand Keisha by Horison Hotel Jogja (Yogyakarta).


Editor : Tuty Ocktaviany