Mitos Tangga Kayangan Dewa Jadi Pemikat Curug Sanghyang Taraje Garut

Vien Dimyati ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 12:54 WIB
Mitos Tangga Kayangan Dewa Jadi Pemikat Curug Sanghyang Taraje Garut

Keindahan Curug Sanghyang Taraje (Foto: Instagram)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Travelling mencari wisata alam yang menyajikan pemandangan gunung dan air terjun menjadi momen menakjubkan. Jika Anda penikmat keindahan alam, tidak ada salahnya singgah ke Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Di Garut, tepatnya Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, terdapat Curug Sanghyang Taraje yang terkenal indah. Ini merupakan salah satu air terjun alami yang tersembunyi di bukit-bukit.

Curug Sanghyang memiliki ketinggian 100 meter dan menjadi idola traveler milenial untuk berswafoto. Curug ini semakin terlihat menawan karena berada di antara perbukitan yang hijau dan dua buah air terjun yang mengalir langsung bersamaan. Menariknya, curug yang kerap berkabut ini memiliki kisah mistis dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

"Curug Sanghyang Taraje, di mana Sanghyang merupakan sebutan kehormatan untuk dewa/raja pada zaman dulu. Sedangkan Taraje dalam bahasa Sunda berarti Tangga. Secara umum curug ini berarti tangga yang digunakan oleh dewa-dewa menuju kayangan," tulis Instagram @Indoflashlight dikutip Jumat (12/10/2018).

Air terjun ini dinamakan Sanghyang Taraje, karena Sanghyang merupakan sebutan kehormatan untuk dewa atau raja zaman dulu. Sedangkan Taraje dalam bahasa Sunda berarti tangga. Secara umum curug ini berarti tangga yang digunakan oleh dewa-dewa menuju kayangan.

Belakangan, curug ini sedang hits di kalangan traveler milenial. Tidak sedikit dari mereka datang ke sini untuk menikmati suasana alam pegunungan yang sejuk sammbil berselfie ria. Curug Sanghyang Taraje berada di aliran Sungai Cibatarua, salah satu anak Sungai Cikandang yang bermuara ke Samudera Hindia.

Untuk menuju curug ini, dari Kabupaten Garut hanya berjarak 45 km ke Curug Sanghyang Taraje. Anda hanya mengambil rute ke arah Kecamatan Cikajang. Bagaimana, apakah Anda tertarik melihat air terjun yang dianggap sebagai tangganya para dewa menuju kayangan?

 


Editor : Vien Dimyati