Taman Kincir Angin Terbesar se-Asia Tenggara Ada di Magelang

Vien Dimyati ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:14 WIB
Taman Kincir Angin Terbesar se-Asia Tenggara Ada di Magelang

Taman Kincir Angin (Foto: Instagram)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Selalu saja ada destinasi menarik untuk dieksplor ketika berwisata ke Magelang, Jawa Tengah. Mulai dari situs budaya, situs bersejarah, spot foto kekinian, bukit, taman, sampai air terjun. Sederet objek wisata ini dapat memanjakan wisatawan yang berkunjung.

Setelah sebelumnya memiliki objek wisata taman bunga Matahari, kini Magelang juga memiliki taman kitiran atau kincir angin terbesar di Indonesia atau se-Asia Tenggara.

Berlokasi di Taman Dewari, kincir angin terluas ini akan dibuka untuk umum pada Sabtu 13 Oktober 2018. Taman Dewari terletak di Dusun Kradenan Kalikuning, Desa Baturono, Kecamatan Salam, Magelang.

"Ada yang baru di Taman Dewari, selain tersedia Taman Bunga Matahari, di sini juga tersedia sekitar 10.000 kitiran/kincir angin yang akan menghiasi perjalanan baru sahabat, dan katanya sih ini yang pertama dan terbesar se-Asia Tenggara. Pertama kali akan di buka 13 Oktober besok jam 08.00-18.00 WIB, dengan tiket masuk Rp10.000 per orang. Yuk tag sahabat lainnya mumpung masih hangat," tulis Instagram @Indoflashlight dikutip Jumat (12/10/2018).

Taman Kincir Angin ini akan menjadi spot Instagramable terbaru di Magelang. Para fotografer harus bersiap-siap untuk berburu foto instagenic di hamparan warna-warni kincir angin.

Taman ini menjadi tempat menarik untuk dikunjungi bersama keluarga atau teman. Dihembus angin, hamparan kincir berwarna-warni akan berputar. Sebelumnya, Taman Dewari menyajikan hamparan bunga Matahari. Tidak sedikit wisatawan datang untuk berfoto-foto.

Kini, Taman Matahari berubah menjadi Taman Kincir Angin. Untuk masuk ke sini, Anda hanya membayar tiket sebesar Rp10.000 per orang. Taman Kincir Angin berada 10 km dari Taman Wisata Candi Borobudur. Bagaimana, apakah Anda ingin berburu foto instagenic di antara hamparan kincir angin?

 


Editor : Vien Dimyati