Terbaik 3 Dunia, Dinginnya Arung Jeram Sungai Asahan Menusuk Tulang

Vien Dimyati ยท Rabu, 31 Januari 2018 - 15:05 WIB
Terbaik 3 Dunia, Dinginnya Arung Jeram Sungai Asahan Menusuk Tulang

Arung Jeram Sungai Asahan Sumut (Foto: Insatagram Rimbasungai)

JAKARTA, iNews.id - Bagi Anda yang menyukai wisata ekstrem dan menantang, arung jeram Sungai Asahan menjadi spot terbaik ketiga di dunia. Sungai Asahan memiliki aliran sungai tercuram dan terbesar. Air sungainya begitu dingin hingga menusuk tulang.

Ingin tahu seperti apa sensasi merasakan arung jeram Sungai Asahan Sumatera Utara? Berikut Ulasan iNews.id, Rabu (31/1/2018).

Sungai Asahan terkenal besar di Sumatera Utara. Aliran airnya mengalir dari Danau Toba, Danau Kawah Terbesar di dunia. Kemudian, melewati Bendungan Sigura-gura. Aliran air ini juga melewati lembah pegunungan Bukit Barisan, sebelum mengalir ke Selat Malaka di Teluk Nibung.

Sungai Asahan berada di Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Jalur sungainya disebut-sebut sebagai arung jeram terbaik ketiga di dunia. Di bawah sungai Zambesi Afrika dan Sungai Colorado Amerika Serikat.

Sungai ini memiliki aliran curam sepanjang 22 kilometer dan tak berujung. Sungai ini memiliki kecepatan 120 meter kubik per detik. Kedalamannya mencapai lima meter, karakteristik sungai ini canggih dan derasnya arus, telah membentuk perjalanan yang memiliki tingkat kesulitan kelas empat hingga lima.

Hal inilah yang membuat Sungai Asahan menjadi arung jeram kelas dunia. Bahkan, Sungai Asahan dijadikan tempat bagi para profesional dan ahli melakukan tantangan ekstrem arung jeram.

Karena sudah terkenal di dunia, Sungai Asahan kerap dijadikan tempat penyelenggaraan event arung jeram internasional. Bagi traveler yang ingin mencoba wisata ekstrem ini, Anda bisa menggunakan mobil pribadi atau bus.

Dari Medan, Ibu Kota Sumatera Utara, ada dua rute alternatif untuk mencapai ke lokasi. Pertama, dari Bandara Kualanamu Medan ke Kisaran dan ke Bandar Pulau. Dari Kota Bandar Pulau, melanjutkan perjalanan ke Desa Tangga. Jarak yang ditempuh sekitar 90 km dan membutuhkan waktu empat jam.

Jalur kedua menggunakan rute Medan-Porsea. Dari Bandara Kualanamu Medan menuju Kota Porsea di Kabupaten Toba Samosir. Anda harus mengambil jalan utama Sumatera bagian tengah yang kira-kira 200 km atau berjarak sekitar 5-6 jam. Dari Porsea, perjalanan ke Desa Tangga membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. Sambil menuju lokasi arung jeram, Anda akan disuguhkan pemandangan indah Danau Toba. Bagaimana, apakah tertarik menjajal arung jeram terbaik ketiga dunia?


Editor : Vien Dimyati