Update Virus Korona Indonesia

Harga Vaksin Corona, Erick Thohir: Kita Nggak Markup Kok

Suparjo Ramalan ยท Sabtu, 21 November 2020 - 13:45 WIB
Harga Vaksin Corona, Erick Thohir: Kita Nggak Markup Kok

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Erick Thohir. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Erick Thohir buka suara soal harga vaksin Covid-19 berbayar. Dia menjamin pemerintah dan BUMN tak ambil untung untuk vaksin berbayar.

Erick mengatakan, penetapan harga vaksin Covid-19 akan berbeda-beda sesuai merek dagang. Di tengah pandemi, perusahaan negara dilarang mengambil keuntungan besar. Contohnya, masker.

"Sejak awal pandemi, kami di BUMN sesuai dengan garis bawahnya kalau BUMN untuk negeri, harga masker pun dari awal Rp2.500, jadi kita gak markup-markup kok," ujarnya Sabtu (21/11/2020).

Mantan bos Inter Milan itu mengatakan, penetapan harga vaksin melibatkan banyak pihak, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Kejaksaan Agung. Perhitungan harga akan memasukkan berbagai komponen, termasuk bahan baku dan ongkos.

"Nanti (vaksin) ada dua merek, harganya sesuai dengan merek, kalau nanti dalam pemeriksaan berikutnya harus jelas, berapa ongkos beli, berapa ongkos suntik, berapa ongkos distribusi," tutur menteri BUMN itu.


Editor : Rahmat Fiansyah