Update Virus Korona Indonesia

Kasus Virus Corona di Dunia Tembus 5 Juta Orang, Berikut 10 Negara Terbanyak

Anton Suhartono ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 13:10 WIB
Kasus Virus Corona di Dunia Tembus 5 Juta Orang, Berikut 10 Negara Terbanyak

Kasus virus corona di seluruh dunia menembus 5 juta penderita pada 21 Mei 2020 (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Kasus virus corona di seluruh dunia menembus 5 juta penderita hingga Kamis (21/5/2020) siang, tepatnya 5.090.157. Sementara itu kasus kematian tercatat sebanyak 329.739 orang.

Kawasan Amerika Latin mencatat kenaikan signifikan yang dimotori oleh Brasil. Bahkan secara keseluruhan, jumlah penambahan harian kasus di kawasan tersebut sudah melampaui Amerika Serikat dan Eropa.

Brasil merupakan negara Amerika Latin dengan kasus Covid-19 terbanyak yakni melaporkan 293.357 penderita, berdasarkan data Worldometer.

Bahkan negara itu bertengger di posisi ketiga dunia untuk kasus infeksi, di bawah Amerika Serikat dan Rusia.

Jumlah penambahan kasus harian di Brasil juga melonjak tajam, yakni menembus 20.000 orang, menyusul Jerman, Prancis, dan Inggris.

Berikut 10 negara dengan kasus virus corona tertinggi berdasarkan penghitungan Worldometer hingga Kamis siang WIB:

1. Amerika Serikat, 1.593.039 kasus dengan 94.941 meninggal
2. Rusia, 308.705 kasus dengan 2.972 meninggal
3. Brasil, 293.357 kasus dengan 18.894 meninggal
4. Spanyol, 279.524 kasus dengan 27.888 meninggal
5. Inggris, 248.293 kasus dengan 35.704 meninggal
6. Italia, 227.364 kasus dengan 32.220 meninggal
7. Prancis, 181.575 kasus dengan 28.232 meninggal
8. Jerman, 178.531 kasus dengan 8.270 meninggal
9. Turki 152.587, kasus dengan 4.222 meninggal
10. Iran, 126.949 kasus dengan 7.183 meninggal.

Penghitungan kasus virus corona dimulai dari Wuhan, China, pada 10 Januari 2020 saat itu mencapai 41 penderita, meskipun kasus sudah ditemukan pada akhir Desember 2019.

Berdasarkan perhitungan Reuters, butuh waktu selama 3 bulan atau hingga 1 April 2020 untuk mencapai 1 juta kasus. Namun sejak itu pertumbuhannya semakin meroket yakni 1 juta kasus per 2 pekan.


Editor : Anton Suhartono