Update Virus Korona Indonesia

Pilkada di Tengah Pandemi Covid, Pakar: Faskes dan Nakes Jelas Tidak Siap

Fakhrizal Fakhri ยท Sabtu, 21 November 2020 - 06:20 WIB
Pilkada di Tengah Pandemi Covid, Pakar: Faskes dan Nakes Jelas Tidak Siap

Ilustrasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Indonesia bakal menghadapi Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid. Pakar epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menilai fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga kesehatan (nakes) tidak akan siap bila terjadi lonjakan infeksi dalam klaster pilkada tersebut.

“Kalau kita merujuk pada melakukan hal yang sama ketika positivity rate tinggi ya kita harus siap. Tapi jelas faskes kita tidak siap, nakes kita tidak akan siap. Sudah kelelahan terlalu lama. Ini kita sama saja menempatkan diri kita pada posisi terpuruk di tambah dengan keramaian Petamburan, demo, dan sebagainya,” kata Dicky saat dihubungi, Sabtu (21/11/2020).

Dia menjelaskan, pelaksanaan Pilkada 2020 secara serentak di 270 daerah pada 9 Desember nanti bakal memperburuk situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air. Menurut Dicky, pemerintah tidak mempunyai argumen yang kuat dengan memaksakan pesta demokrasi di daerah dilakukan di saat pandemi.

“Tidak ada argumen yang kuat untuk serangkaian pilkada atau keramaian lain yang termasuk libur panjang,” ujarnya.

Dicky mengingatkan, kurva gelombang pertama pandemi virus corona tak kunjung melandai selama sembilan bulan penyebaran virus corona di Indonesia. Ini antara lain karena masyarakat tidak merata dalam memahami pentingnya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, hingga menjaga jarak antarsesama.

Selain itu, banyak daerah juga tidak memahami pentingnya pengendalian kasus Covid-19 dengan menerapkan tracing, testing, dan treatment.


Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2