Update Virus Korona Indonesia

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Arab Saudi Capai 85,6 Persen

Ahmad Islamy Jamil ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 01:38 WIB
Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Arab Saudi Capai 85,6 Persen

Suasana Masjidil Haram di tengah pandemi virus corona (Covid-19). (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.idArab Saudi melaporkan 1.537 kasus baru virus corona dalam 24 jam terakhir, sehingga total kejadian infeksi Covid-19 di negeri itu menjadi 277.478 kasus. Adapun total pasien yang sudah sembuh dari penyakit saluran pernapasan tersebut di Arab Saudi kini mencapai 237.548 orang atau 85,6 persen dari total kasus.

Alarabiyah melansir, dari total kasus baru infeksi yang dilaporkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) setempat, Sabtu (1//8/2020), 102 di antaranya terdapat di Ibu Kota Riyadh. Sementara, 89 kasus ditemukan di Makkah. Tidak ada kasus yang terdeteksi di antara jemaah haji.

Di luar dua kota itu, kasus-kasus baru infeksi baru dikonfirmasi di kota-kota dan provinsi di seluruh kerajaan negeri padang pasir tersebut. Kemenkes Arab Saudi juga melaporkan, 21 orang meninggal dunia karena wabah Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Dengan begitu, total kematian akibat virus corona di negara itu kini menjadi 2.887 jiwa.

Sebanyak 1.890 orang di Arab Saudi sembuh dari Covid-19 pada Sabtu kemarin.

Sebelumnya, pada Rabu (29/7/2020) lalu, ribuan Islam di Arab Saudi memulai hari pertama ritual haji setelah mengisolasi diri lebih dulu di sebuah hotel yang ditunjuk pemerintah setempat di tengah langkah-langkah pencegahan Covid-19 yang ketat.

Dalam kondisi normal, haji diikuti lebih dari 2,5 juta Muslim dari seluruh dunia setiap tahun. Akan tetapi, tahun ini, jamaah dibatasi maksimal 10.000 orang. Dari jumlah itu, 70 persen adalah jamaah asing dan sisanya warga lokal.

Semua jamaah diharuskan mengikuti protokol kesehatan yang ketat, seperti mengenakan masker dan menjaga jarak sosial, selama pelaksanaan haji yang berlangsung 5 hari di kota suci Makkah dan sekitarnya.

Sebelum pelaksanaan haji mereka harus menjalani karantina serta pemeriksaan kondisi fisik. Karantina akan diberlakukan kembali setelah haji.


Editor : Ahmad Islamy Jamil